Adefri, Wahyudi (2026) Nilai Diagnostik Proenkephalin A 119 – 159 Serum Untuk Mendiagnosis Acute Kidney Injury Pada Sepsis. Spesialis thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (759kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab Akhir Kesimpulan dan Saran)
BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Full Teks Tesis)
FULL TEKS TESIS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (29MB) | Request a copy |
Abstract
Nilai Diagnostik Proenkephalin A 119 – 159 Serum Untuk Mendiagnosis Acute Kidney Injury Pada Sepsis Adefri Wahyudi, Drajad Priyono*, Deka Viotra* *Divisi Ginjal dan Hipertensi, Program Studi Penyakit Dalam Program Spesialis, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas/ RS Dr. M. Djamil Padang Pendahuluan : Acute Kidney Injury (AKI) merupakan sindrom klinis yang sering ditemukan pada sepsis. Proenkephalin A 119 – 159 (PENK) serum merupakan produk hasil pemecahan prohormon proenkephalin yang difiltrasi bebas di glomerulus. Selain itu, reseptor prohormon ini banyak ditemukan di sel epitel tubulus proksimal ginjal dan berperan dalam adaptasi sel pada injuri. Peningkatan kadar PENK serum dapat dijadikan indikator terjadinya AKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai diagnostik PENK serum terhadap AKI pada sepsis. Metode : Penelitian ini merupakan uji diagnostik yang melibatkan 98 subjek pasien sepsis di RS Dr. M. Djamil Padang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Diagnosis AKI ditegakkan berdasarkan kriteria KDIGO 2012. Pemeriksaan PENK serum dilakukan dengan menggunakan metode Fluorescent Enzyme Immunoassay (FEIA). Dengan menghitung nilai ambang batas optimal PENK pada awal rawatan, subjek dikelompokkan menjadi AKI dan non-AKI dan seterusnya dilakukan uji diagnostik. Hasil : Sebanyak 57 subjek terdiagnosis AKI dalam 48 jam rawatan. Nilai rerata kadar kreatinin serum pada awal rawatan adalah 1,0 (IQR 0,8 – 1,5) mg/dl dan setelah 48 jam adalah 1,6 (IQR 0,9 – 2,1) mg/dl. Ambang batas optimal kadar PENK serum pada awal rawatan adalah 82,60 pmol/L. Hasil uji diagnostik PENK terhadap AKI didapatkan sensitivitas 98,6%, spesifisitas 95,1%, nilai prediksi positif 96,1%, nilai prediksi negatif 97,5%, dan akurasi 96,9%. Kesimpulan : Pemeriksaan PENK serum memiliki nilai diagnostik yang sangat baik untuk mendiagnosis dini AKI pada sepsis.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Drajad Priyono, Sp.PD-KGH, FINASIM ; dr. Deka Viotra, Sp.PD-KGH |
| Uncontrolled Keywords: | Sepsis; AKI; Proenkephalin |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Penyakit Dalam |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 01:37 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 01:37 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric