SKRINING GEN pks DAN nrps PADA Streptomyces sp. TANAH MANGROVE KAWASAN MANDEH MENGGUNAKAN PCR MULTIPLEX: POTENSI ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI MULTIRESISTEN

SEPTIA FATRIZA, AYU (2026) SKRINING GEN pks DAN nrps PADA Streptomyces sp. TANAH MANGROVE KAWASAN MANDEH MENGGUNAKAN PCR MULTIPLEX: POTENSI ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI MULTIRESISTEN. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (181kB)
[img] Text (Pendahuluan)
02. Pendahuluan ayu septia.pdf - Published Version

Download (145kB)
[img] Text (Bab v)
03. Bab V ayu septia.pdf - Published Version

Download (112kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (144kB)
[img] Text (Tesis Full)
05. Tesis FullText.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Resistensi antimikroba, khususnya pada bakteri multiresisten seperti methicillin- resistant Staphylococcus aureus (MRSA), menjadi tantangan serius dalam terapi infeksi dan mendorong eksplorasi sumber antibakteri baru dari lingkungan alami. Ekosistem mangrove dengan tekanan seleksi ekologis tinggi berpotensi menjadi habitat aktinomiset penghasil metabolit sekunder, terutama genus Streptomyces. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri isolat Streptomyces dari tanah mangrove kawasan Mandeh terhadap MRSA, Escherichia coli ATCC, dan Cutibacterium acnes; mendeteksi keberadaan gen biosintetik polyketide synthase (pks) dan non-ribosomal peptide synthetase (nrps) menggunakan PCR multiplex; serta mengidentifikasi isolat unggulan melalui analisis gen 16S rRNA dan filogenetik. Sebanyak 17 isolat dikarakterisasi secara morfologi dan diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi agar. Hasil menunjukkan variasi spektrum aktivitas antar isolat. Isolat STMMI menghasilkan zona hambat terbesar terhadap MRSA (23,61 ± 0,62 mm), sedangkan STMML menunjukkan aktivitas tertinggi terhadap E. coli ATCC (17,06 ± 0,63 mm). Skrining PCR multiplex mengungkap bahwa hanya sebagian isolat membawa fragmen gen pks dan/atau nrps, serta tidak ditemukan hubungan linier antara keberadaan gen tersebut dengan besarnya zona hambat. Isolat STMML menghasilkan amplikon nrps (~600 bp) dan dipilih untuk analisis molekuler lanjutan. Analisis sekuens 16S rRNA menunjukkan kemiripan tinggi dalam klaster genus Streptomyces dan kedekatan filogenetik dengan Streptomyces zaomyceticus, meskipun identifikasi spesies definitif memerlukan pendekatan genomik lanjutan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah mangrove Mandeh merupakan sumber potensial isolat Streptomyces dengan aktivitas antibakteri, dan integrasi pendekatan fenotipik serta molekuler efektif sebagai strategi skrining awal dalam bioprospeksi kandidat antibiotik baru

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. apt. Marlina, MS, Ph.D; Prof. Dr. Djong Hon Tjong
Uncontrolled Keywords: Streptomyces; mangrove; antibakteri; MRSA; Escherichia coli ATCC; Cutibacterium acnes; PKS; NRPS; PCR multiplex; 16S rRNA.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Biomedis
Depositing User: S2 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 24 Apr 2026 07:10
Last Modified: 24 Apr 2026 07:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525907

Actions (login required)

View Item View Item