Izzati, Dzakiyatul (2026) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA PEROVSKIT NaNbO3 MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN ANDALAS (Morus macroura Miq.) SEBAGAI CAPPING AGENT. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (224kB) |
|
|
Text
02. BAB I.pdf - Published Version Download (202kB) |
|
|
Text
03. BAB V.pdf - Published Version Download (164kB) |
|
|
Text
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Seiring dengan pertumbuhan populasi global dan percepatan industrialisasi, kebutuhan energi terus meningkat sehingga diperlukan sistem penyimpanan energi yang memadai untuk ketersediaan energi berkelanjutan. Salah satu kandidat sistem penyimpanan energi yang berpotensi adalah material keramik kapasitor dielektrik yang mampu menyimpan energi dalam medan listrik tanpa melibatkan reaksi kimia. Senyawa perovskit NaNbO3 merupakan salah satu senyawa bersifat antiferoelektrik yang banyak diteliti sebagai material keramik kapasitor dielektrik. Pada penelitian ini, senyawa perovskit NaNbO3 disintesis menggunakan metode hidrotermal dengan variasi volume penambahan ekstrak daun Andalas sebagai capping agent. Pengujian fitokimia dan FTIR menunjukkan bahwa ekstrak daun Andalas mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan alkaloid yang berperan sebagai capping agent pada proses sintesis. Analisis kemurnian fasa menggunakan XRD menunjukkan bahwa volume ekstrak 0 mL, 10 mL, dan 30 mL berfasa tunggal, sedangkan volume ekstrak yang lebih tinggi ditemukan adanya fase sekunder. Analisis refinement teknik Le Bail menunjukkan bahwa senyawa berfasa tunggal memiliki struktur ortorombik (Pbcm) dimana volume sel dan ortorombisitas meningkat seiring dengan penambahan ekstrak. Analisis morfologi menggunakan SEM-EDX menunjukkan morfologi berbentuk kubus dengan kepadatan yang semakin menurun seiring penambahan ekstrak. Spektrum FTIR menunjukkan puncak vibrasi Nb-O-Nb pada bilangan gelombang 400-600 cm-1. Energi celah pita (Eg) mengalami penurunan dengan meningkatnya volume ekstrak. Sifat dielektrik menunjukkan peningkatan suhu transisi fasa (Tm) yang menandakan peningkatan stabilitas termal. Analisis sifat feroelektrik dengan Ferroelectric Tester Unit menunjukkan nilai polarisasi menurun akibat terjadinya pinning domain, sehingga efisiensi penyimpanan energi menurun seiring penambahan ekstrak. Efisiensi penyimpanan energi senyawa NaNbO3 murni (NNO-E0) sebesar 58,02% menurun menjadi 21,14% pada NNO-E30. Pengujian stabilitas frekuensi pada 10-150 Hz dan kestabilan fatigue sampai 104 kali pemakaian pada NNO-E0 menunjukkan kestabilan yang baik dengan perubahan η berturut-turut sebesar 6,49% dan 9,04%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Tio Putra Wendari Dr. Imelda, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Perovskit, antiferoelektrik, daun Andalas, metode hidrotermal, capping agent |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia |
| Depositing User: | S1 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 03:39 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 03:39 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525790 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]