Nada, Qothrin (2026) Pengembangan Kapasitas SDM Aparatur oleh BKPSDM Kabupaten Lima Puluh Kota. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER & ABSTRAK)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (98kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (208kB) |
|
|
Text (BAB VI)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (38kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (154kB) |
|
|
Text (Pengembangan Kapasitas SDM Aparatur oleh BKPSDM Kabupaten Lima Puluh Kota)
Pengembangan Kapasitas SDM Aparatur Oleh BKPSDM Kabupaten Lima Puluh Kota-Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kapasitas aparatur dalam menghadapi tuntutan reformasi birokrasi di Kabupaten Lima Puluh Kota. BKPSDM Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai instansi pembina menghadapi tantangan berupa kesenjangan kompetensi dan belum optimalnya integrasi sistem manajemen pengembangan kapasitas. hal ini terlihat dari dominasi tugas administratif dibanding peran strategis serta keterbatasan anggaran yang menghambat kuantitas pelatihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang diuji keabsahannya dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka pengembangan kapasitas organisasi menurut Horton yang mencakup 8 dimensi Kepemimpinan dan Arah Strategis, Struktur Organisasi dan Tata Kelola, Sumber Daya Manusia, Sistem dan Proses Manajemen, Sumber Daya Keuangan, Infrakstruktur dan Teknologi, Budaya Organisasi dan Nilai, serta Jaringan dan Hubungan Eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas SDM aparatur di Kabupaten Lima Puluh Kota belum efektif secara sistemik dalam mencapai tujuan pengembangan kapasitas, yaitu peningkatan kinerja organisasi, kemampuan adaptasi, dan keberlanjutan. Hal ini ditandai oleh belum terintegrasinya perencanaan kompetensi, pemanfaatan data aparatur dan implementasi program lintas perangkat daerah, serta dominasi pendekatan administratif dibandingkan strategis. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan fiskal, pemanfaataan teknologi yang belum mendukung fungsi strategis, dan belum meratanya budaya pembelajaran organisasi. Akibatnya, pengembangan kapasitas belum memberikan dampak signifikan terhadap kinerja organisasi, adaptasi aparatur, dan keberlanjutan sistem. Oleh karena itu, diperlukan transformasi peran BKPSDM menjadi orkestrator kapasitas melalui integrasi sistem informasi, pengembangan metode non-klasikal, dan penguatan koordinasi lintas perangkat daerah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Hendri Koeswara, S,IP, M. Soc. Sc; Dr. Ria Ariany, M. Si |
| Uncontrolled Keywords: | Birokrasi Daerah , Pengembangan kapasitas SDM, Manajemen ASN |
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers J Political Science > JC Political theory |
| Depositing User: | S1 Administrasi Publik |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 03:36 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 03:36 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]