Uji Toksisitas Subkronik Oral Fraksi Etil Asetat Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap Histologi dan Rasio Organ Hati Tikus Putih Galur Wistar

Budiman, Rezy Mulya (2026) Uji Toksisitas Subkronik Oral Fraksi Etil Asetat Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap Histologi dan Rasio Organ Hati Tikus Putih Galur Wistar. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (434kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Buah mengkudu merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai obat herbal di Indonesia karena memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun, beberapa penelitian melaporkan bahwa ekstrak buah mengkudu berpotensi menimbulkan efek toksik terhadap hati. Salah satu upaya untuk menurunkan potensi toksisitas ter-sebut adalah melalui proses fraksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan fraksi etil asetat buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) melalui uji tok-sisitas subkronis terhadap histologi dan rasio organ hati tikus putih. Sebanyak 40 ekor tikus putih jantan dan betina digunakan sebagai hewan uji dan dibagi ke dalam 4 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol negatif dan 3 kelompok perlakuan yang diberikan fraksi etil asetat buah mengkudu dengan dosis 50, 100, dan 200 mg/kgBB selama periode subkronis 28 hari. Pada akhir masa perlakuan, hewan dikorbankan dan organ hati diambil untuk pengamatan terhadap pengaruh variasi dosis terhadap skor histopatologi hati dan nilai rasio organ hati. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA untuk data berdistribusi normal, serta uji Kruskal-Wallis untuk data tidak normal, dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dosis tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap skor histopatologi hati maupun rasio organ hati (p>0,05). Rata-rata skor kerusakan histologi hati pada kelompok kontrol negatif, dosis 50, 100, dan 200 mg/kgBB ber-turut-turut adalah 0,88; 0,76; 0,86; dan 0,76. Rata-rata rasio organ hati masing-masing kelompok adalah 0,0347; 0,03766; 0,03333; dan 0,03771, serta tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p=0,093). Disimpulkan bahwa fraksi etil asetat buah mengkudu tidak menimbulkan efek toksik terhadap histologi dan rasio organ hati pada uji subkronis hingga dosis 200 mg/kgBB.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M. Si; Dr. apt. Dwisari Dillasamola M.Farm
Uncontrolled Keywords: Fraksi etil asetat buah mengkudu; Toksisitas Subkronis; Histologi; Hati; Rasio Organ
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 24 Apr 2026 01:18
Last Modified: 24 Apr 2026 01:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525288

Actions (login required)

View Item View Item