Asuhan Keperawatan Pada An. J (4 Tahun 5 Bulan) Dengan Penerapan Pemberian Madu Untuk Menurunkan Frekuensi Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas

Amalia, Fitri (2026) Asuhan Keperawatan Pada An. J (4 Tahun 5 Bulan) Dengan Penerapan Pemberian Madu Untuk Menurunkan Frekuensi Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (411kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (392kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (368kB)
[img] Text (Profesi Full Text)
05. Profesi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum dialami oleh anak-anak di seluruh dunia. Penanganan diare umumnya difokuskan pada penggantian cairan dan elektrolit yang hilang. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi diare adalah pemberian madu pada anak. Madu memiliki kandungan antibakteri, antiinflamasi, dan antivirus yang berperan dalam membantu mengatasi diare. Tujuan penulisan ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada An. J yang mengalami diare, dengan Evidence Based Nursing melalui pemberian madu terhadap penurunan frekuensi diare di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Responden dalam penulisan ini adalah seorang ibu dan anak laki-laki berusia 4 tahun 5 bulan yang menunjukkan gejala diare. Masalah keperawatan yang diangkat pada anak meliputi diare dan risiko hipovolemia. Sedangkan masalah yang diangkat pada ibu yaitu defisit pengetahuan. Intervensi yang diberikan manajemen diare, pemberian madu, manajemen hipovolemia dan edukasi kesehatan untuk ibu. Implementasi pemberian madu dengan 5 cc madu yang dilarutkan dengan air 10 cc, dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 3 kali sehari. Setelah diberikan intervensi selama 3 hari, frekuensi buang air besar mengalami penurunan. Pemberian madu dapat digunakan sebagai alternatif terapi komplementer yang aman dan dapat diterima dengan baik oleh anak dalam menurunkan frekuensi diare.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Dr. Ns. Deswita, M.Kep., Sp.Kep.An ; Ns. Mutia Farlina, M.Kep., Sp.Kep.An4
Uncontrolled Keywords: Diare; Madu; Anak.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:50
Last Modified: 23 Apr 2026 02:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524999

Actions (login required)

View Item View Item