Putri, Meilani Nadhira (2026) Upaya Tiongkok dalam Mencapai Keamanan Energi Melalui China-Pakistan Economic Corridor (CPEC). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (551kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (533kB) |
|
|
Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya Tiongkok dalam mencapai keamanan energi melalui China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) pada periode 2015–2025. Tiongkok memiliki kerentanan serius akibat ketergantungan tinggi pada impor minyak bumi melalui jalur laut yang melewati Selat Malaka, yang secara strategis dikenal sebagai Dilema Malaka. Kondisi ini mendorong Tiongkok untuk mencari alternatif strategis guna mendiversifikasi jalur pasokan energinya dan mengurangi risiko geopolitik yang mengancam ketahanan energi nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kepustakaan. Analisis dalam penelitian ini dijelaskan melalui konsep keamanan energi oleh Daojiong Zha yang mencakup lima indikator. Zha menjelaskan bahwa terdapat lima indikator yang akan dilakukan negara dalam mencapai keamanan energi, yaitu security of supply, security of demand, security as availability, security as affordability, dan security as sustainability. Temuan pertama dalam penelitian ini adalah CPEC berkontribusi dalam memperkuat security of supply Tiongkok melalui pembangunan jalur darat alternatif Gwadar-Kashgar yang memangkas jarak tempuh dari 12.000 km menjadi 3.000 km dan waktu pengiriman dari 30–45 hari menjadi 10–15 hari, sekaligus memberikan akses strategis ke Samudra Hindia yang mengurangi ketergantungan pada Selat Malaka. Temuan selanjutnya dalam penelitian ini adalah Tiongkok juga menjalankan security as sustainability melalui transformasi portofolio energi yaitu pergeseran dari dominasi bahan bakar fosil pada Fase I (2015-2020) menuju orientasi penuh energi terbarukan pada Fase III (2020-2025) yang sejalan dengan target netralitas karbon Tiongkok pada tahun 2060.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Silvi Cory, S.Pd, M.Si ; Dr. Apriwan, S.Sos, MA |
| Uncontrolled Keywords: | Keamanan Energi; Tiongkok; CPEC; Dilema Malaka; Belt and Road Initiative |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 09:42 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 09:42 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524849 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric