Pengaruh Perlakuan Naoh 5% Dan Variasi Panjang Serat Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Sifat Mekanik Komposit Bermatriks Polyester

Buarni, Fajri Maulana (2026) Pengaruh Perlakuan Naoh 5% Dan Variasi Panjang Serat Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Sifat Mekanik Komposit Bermatriks Polyester. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (556kB)
[img] Text (Bab I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version

Download (443kB)
[img] Text (Bab V (Penutup))
BAB V.pdf - Published Version

Download (435kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (Skripsi full text)
FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia, sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar, menghasilkan limbah pelepah kelapa sawit dalam jumlah besar yang seringkali hanya dibuang, dibiarkan membusuk, atau digunakan untuk tujuan bernilai rendah seperti pakan ternak. Hal ini menciptakan masalah lingkungan serta menyia-nyiakan potensi pengembangan material bernilai tambah lebih tinggi. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah pemanfaatan serat pelepah kelapa sawit sebagai penguat alami dalam pembuatan komposit polimer. Serat alam memiliki banyak keunggulan dibandingkan serat sintetis, seperti ketersediaannya yang melimpah, ringan, dapat diperbarui, serta ramah lingkungan, yang membuatnya sangat cocok untuk pengembangan material berkelanjutan. Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa panjang serat dan komposisi serat-matriks berperan penting dalam menentukan sifat mekanik komposit. Namun, penelitian tentang pengaruh variasi panjang serat terhadap kekuatan tarik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan mengevaluasi pengaruh panjang serat pelepah kelapa sawit terhadap sifat mekanik komposit berbasis polyester. Serat-serat tersebut diberi perlakuan dengan larutan alkali NaOH 5% untuk meningkatkan kekuatan ikatan antara serat dan matriks. Spesimen dibuat menggunakan metode cetak manual dengan panjang serat 50 mm, 100 mm, dan 150 mm serta variasi fraksi volume serat 10% dan 20%. Pengujian mekanik dilakukan dengan mesin uji tarik universal sesuai dengan standar ASTM D638 Tipe 1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat pelepah kelapa sawit meningkatkan kekuatan tarik dan modulus elastisitas secara signifikan, meskipun mengurangi nilai elongation at break. Kekuatan tarik tertinggi tercatat pada komposit dengan kandungan serat 20% dan panjang serat 150 mm, yaitu 38.18 MPa, hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan polyester murni yang hanya mencapai 14.14 MPa. Modulus elastisitas juga meningkat dari 414.40 MPa pada polyester murni menjadi 1214.07 MPa pada komposit dengan 20% serat dan panjang serat 150 mm. Sebaliknya, elongation at break menurun dari 15.22% pada polyester murni menjadi sekitar 5.61% - 3.28% pada komposit dengan serat, yang menunjukkan penurunan keuletan material. Temuan ini memperkuat bahwa serat pelepah kelapa sawit memiliki potensi besar sebagai material penguat alami yang ramah lingkungan pada komposit polyester, Kata kunci: Komposit, Serat Alam, Pelepah Kelapa Sawit, Polyester, Kekuatan Tarik, Sifat Mekanik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr.Nusyirwan
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Komposit, Serat Alam, Pelepah Kelapa Sawit, Polyester, Kekuatan Tarik, Sifat Mekanik.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:24
Last Modified: 23 Apr 2026 01:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524791

Actions (login required)

View Item View Item