GAMBARAN INTERCANINE DISTANCE SEBAGAIINDIKATOR JENIS KELAMIN DALAM DATA ANTE MORTEM ODONTOLOGI FORENSIK PADA MASYARAKATKOTA PADANG

Busril, Fathurrahman Ariza (2026) GAMBARAN INTERCANINE DISTANCE SEBAGAIINDIKATOR JENIS KELAMIN DALAM DATA ANTE MORTEM ODONTOLOGI FORENSIK PADA MASYARAKATKOTA PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (153kB)
[img] Text (BAB Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (134kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (160kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Identifikasi korban bencana merupakan proses penting dalam penanganan kejadian dengan korban massal. Salah satu metode identifikasi primer adalah odontologi forensik yang memanfaatkan karakteristik unik gigi, salah satunya melalui pengukuran intercanine distance (ICD). Intercanine distance merupakan jarak linear antara cusp tip gigi kaninus kanan dan kiri pada satu lengkung rahang, yang bersifat relatif stabil dan menunjukkan adanya dimorfisme seksual. Nilai ICD pada laki-laki umumnya lebih besar dibandingkan perempuan akibat perbedaan biologis dan perkembangan morfologi rahang. Kota Padang merupakan wilayah rawan bencana sehingga ketersediaan data ante mortem odontologi, seperti ICD, menjadi sangat penting dalam proses identifikasi forensik. Namun, pemanfaatan ICD sebagai indikator jenis kelamin pada masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Padang, masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intercanine distance sebagai indikator jenis kelamin dalam data ante mortem odontologi forensik pada masyarakat Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden yang terdiri dari 53 laki-laki dan 53 perempuan. Pengambilan data dilakukan melalui pemindaian rahang atas dan bawah menggunakan intraoral scanner untuk memperoleh model digital tiga dimensi, kemudian dilakukan pengukuran ICD pada masing-masing responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai intercanine distance pada laki-laki lebih besar dibandingkan perempuan baik pada rahang atas maupun rahang bawah. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan ukuran ICD berdasarkan jenis kelamin yang mencerminkan dimorfisme seksual pada struktur dental. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, intercanine distance memiliki potensi sebagai indikator jenis kelamin dalam data ante mortem odontologi forensik. Nilai ICD pada laki-laki cenderung lebih besar dibandingkan perempuan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu parameter pendukung dalam proses identifikasi forensik pada masyarakat Kota Padang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. drg. Nila Kasuma, M.Biomed., PBO; drg. Dedi Sumantri, MDSc
Uncontrolled Keywords: Intercanine Distance; Odontologi Forensik; Jenis Kelamin; Data Ante Mortem; Kota Padang
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 23 Apr 2026 06:33
Last Modified: 23 Apr 2026 06:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524486

Actions (login required)

View Item View Item