Uji Daya Hambat Antibakteri Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia galanga (L.) Willd) terhadap Bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356

Gusman, Shasya Nurul Aisya (2026) Uji Daya Hambat Antibakteri Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia galanga (L.) Willd) terhadap Bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (394kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (328kB)
[img] Text
05. Fulltext Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Karies gigi merupakan penyakit infeksi multifaktorial yang ditandai oleh kerusakan jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri asidogenik. Lactobacillus acidophilus berperan penting dalam progresi karies karena kemampuannya memproduksi asam dan bertahan pada lingkungan asam. Pemanfaatan bahan alami sebagai agen antibakteri menjadi salah satu pendekatan preventif yang potensial, salah satunya rimpang lengkuas merah (Alpinia galanga (L.) Willd) yang diketahui mengandung senyawa bioaktif antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat antibakteri ekstrak rimpang lengkuas merah terhadap bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true experimental laboratoris dengan desain post-test only with control group. Ekstrak rimpang lengkuas merah dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan diencerkan menggunakan DMSO 10% sehingga diperoleh konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MRS-A. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc LSD. Hasil: Ekstrak rimpang lengkuas merah menunjukkan daya hambat terhadap Lactobacillus acidophilus pada seluruh konsentrasi uji. Zona hambat terbesar diperoleh pada konsentrasi 100% dan terkecil pada konsentrasi 20%. Kontrol negatif DMSO 10% tidak menunjukkan zona hambat sedangkan kontrol positif chlorhexidine gluconate 0,2% menghasilkan zona hambat yang lebih besar. Uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p < 0,05. Kesimpulan: Ekstrak rimpang lengkuas merah pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% menunjukkan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356 dengan seluruh konsentrasi termasuk dalam kategori kekuatan daya hambat lemah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Haria Fitri, M.Biomed; Dr.drg. Oryce Zahara, Sp. Ort
Uncontrolled Keywords: Rimpang lengkuas merah, Alpinia galanga, Lactobacillus acidophilus, antibakteri, karies gigi.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:28
Last Modified: 23 Apr 2026 02:28
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524477

Actions (login required)

View Item View Item