Armelinda, Annisa (2026) Studi Numerik Perilaku Dinding Geser Pelat Baja Berperforasi Segitiga dengan Variasi Jarak Diagonal Akibat Beban Statik Monotonik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (672kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (160kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Dinding geser pelat baja merupakan salah satu elemen struktur yang berperan penting dalam meningkatkan kekakuan dan kapasitas bangunan terhadap beban lateral, khususnya pada wilayah rawan gempa. Pengembangan konfigurasi pelat melalui pemberian perforasi menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan efisiensi material tanpa mengurangi kinerja struktural secara signifikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami pengaruh variasi jarak diagonal pada pelat baja berperforasi segitiga terhadap respons struktur akibat pembebanan statik monotonik. Studi dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak MSC Patran sebagai pemodelan dan MSC Nastran sebagai analisis nonlinier material. Model yang dianalisis berupa pelat baja berukuran 900 mm × 900 mm dengan dua variasi ketebalan, yaitu 1 mm dan 2 mm, serta tiga variasi jarak diagonal perforasi segitiga sebesar 80 mm, 91 mm, dan 159 mm dengan persentase bukaan relatif seragam sekitar 40%. Material dimodelkan menggunakan kurva tegangan–regangan bilinear dengan tegangan leleh 240 MPa, dan pembebanan diberikan secara bertahap hingga mencapai drift ratio 4% atau perpindahan lateral maksimum 36 mm. Parameter evaluasi meliputi kurva beban–perpindahan, kekuatan leleh, kapasitas maksimum pada drift ratio 4%, serta kekakuan elastis. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan jarak diagonal cenderung meningkatkan kapasitas beban dan kemampuan deformasi plastis, namun menurunkan kekakuan elastis awal pada ketebalan tertentu. Pada ketebalan 1 mm, kapasitas beban meningkat dari sekitar 23 kN menjadi 29 kN, sedangkan pada ketebalan 2 mm meningkat dari sekitar 46 kN menjadi lebih dari 60 kN seiring bertambahnya jarak diagonal. Ketebalan pelat terbukti memberikan pengaruh dominan terhadap peningkatan kekuatan dan kekakuan elastis. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemahaman numerik mengenai konfigurasi untuk menghasilkan sistem penahan gaya lateral yang lebih efisien, ringan, dan tetap memiliki performa struktur yang baik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Sabril Haris HG, S.T., M.T., Ph.D ; Dr. Nidiasari, S.T., M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Pelat Baja; Kapasitas Lateral; Kekakuan Elastis; Distribusi Tegangan; Pemodelan Elemen |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:16 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 08:16 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524173 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]