Asuhan Keperawatan dengan Penerapan Terapi Bermain Lego untuk Mengurangi Ansietas pada An. H (4 Tahun) dengan Leukemia Limfoblastik Akut di Ruang Anak Kronis RSUP Dr M. Djamil Padang

Nadila, Nadila (2025) Asuhan Keperawatan dengan Penerapan Terapi Bermain Lego untuk Mengurangi Ansietas pada An. H (4 Tahun) dengan Leukemia Limfoblastik Akut di Ruang Anak Kronis RSUP Dr M. Djamil Padang. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (437kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img] Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (244kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (05. Profesi Fulltext)
05. Profesi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) rentan mengalami ansietas tinggi akibat hospitalisasi berulang, prosedur medis invasif, dan efek samping kemoterapi. Ansietas yang tidak tertangani dapat memengaruhi kerja sama anak selama perawatan serta memperburuk kondisi fisiologis dan psikologis. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas pada anak adalah terapi bermain, khususnya terapi bermain Lego yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia prasekolah. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan dan mengevaluasi efektivitas terapi bermain lego dalam menurunkan tingkat ansietas pada anak dengan LLA yang menjalani hospitalisasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu orang anak perempuan usia 4 tahun (An. H) dengan diagnosis medis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) yang dirawat di ruang anak kronis RSUP Dr. M. Djamil Padang dan sedang menjalani kemoterapi lanjutan. Pengkajian ansietas dilakukan menggunakan Facial Image Scale (FIS) sebelum dan sesudah intervensi selama tiga hari berturut-turut. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat ansietas berat dengan skor FIS 5 pada hari pertama. Terapi bermain Lego dilakukan selama 15–30 menit setiap hari dengan pendampingan orang tua. Evaluasi menunjukkan penurunan bertahap skor ansietas dari 5 menjadi 3 (ansietas ringan) pada hari ketiga. Anak tampak lebih tenang, kooperatif, dan mau berinteraksi dengan tenaga kesehatan. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi bermain Lego dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan pendukung berbasis Evidence-Based Nursing (EBN) untuk membantu menurunkan ansietas akibat hospitalisasi pada anak dengan LLA.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Ns. Hermalinda, M.Kep, Sp.Kep.An., Ph.D ; Ns. Ira Mulya Sari, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.An
Uncontrolled Keywords: Ansietas, Hospitalisasi, Leukemia Limfoblastik Akut, Terapi Bermain Lego
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 23 Apr 2026 03:11
Last Modified: 23 Apr 2026 03:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524163

Actions (login required)

View Item View Item