FORMULASI SERUM KOMBINASI KATEKIN GAMBIR(Uncaria gambir Rovb.) DENGAN VITAMIN C SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCUS EPIDERMIDIS

ZAINIL, HAMIDAYATI (2019) FORMULASI SERUM KOMBINASI KATEKIN GAMBIR(Uncaria gambir Rovb.) DENGAN VITAMIN C SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCUS EPIDERMIDIS. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 1)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview
[img] Text
Tugas akhir ilmiah utuh..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Uncaria gambir Roxb.) kaya akan kandungan senyawa fenolik yaitu katekin yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antijerawat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kestabilan, aktivitas antioksidan ( IC50) dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococus epidermidis dari sediaan serum yang di formulasi dengan katekin gambir, vitamin C, dan kombinasi katekin dan vitamin C. Uji stabilitas dilakukan dengan pengamatan pH dan organoleptis dengan metoda Freze Thaw cycling test, menggunakan suhu 400 C dan 40 C dalam 6 siklus. Uji antioksidan menggunakan metode DPPH, dengan asam galat sebagai pembanding dan uji antibakteri dilakukan dengan metode kertas cakram menggunakan clindamycin phosphate 1,2% sebagai kontrol positif dan basis serum sebagai kontrol negatif. Hasil statistik one-way anova dari evaluasi stabilitas, terdapat perbedaan signifikan yang menunjukkan bahwa sediaan bersifat tidak stabil, karena terdapatnya perubahan pH sediaan tiap siklusnya. Pada uji aktivitas antioksidan, semua formulasi sediaan termasuk dalam antioksidan kategori sangat kuat dengan nilai IC50 < 50 µg/mL, formula 1 dapat menangkal radikal bebas dengan nilai IC50 yaitu 4,614 µg/mL. Dari hasil uji independent sample t-test pada nilai IC50 F2 dan F3 terdapat perbedaan signifikan pada nilai IC50 , yang masing masing sebesar 22,496 µg/mL dan 24,448 µg/mL. Sedangkan asam galat sebagai pembanding memiliki nilai IC50 sebesar 12,537 µg/mL. Berdasarkan penggolongan daya hambat antibakteri, hasil uji daya hambat antibakteri F1(7,583 mm), F2(7,5 mm) termasuk kategori sedang, F3(0 mm) kategori lemah. Hasil diuji statistik independent sample t-test, F1 dan F2 tidak memberikan perbedaan yang bermakna terhadap aktivitas antibakteri terhadap S. epidermidis Kata Kunci: antibakteri, antioksidan, katekin, kombinasi, vitamin C

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Marlina, Apt
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 25 Oct 2019 12:25
Last Modified: 25 Oct 2019 12:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/52414

Actions (login required)

View Item View Item