Hidayah, Sonia Nurul (2026) Memori Sosial Masyarakat Nagari Pitalah tentang Dendeng Ragi. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (326kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (394kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (279kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas memori sosial masyarakat Nagari Pitalah tentang dendeng ragi. Dendeng ragi merupakan makanan khas pada acara baralek kawin di Nagari Pitalah. Memori sosial tentang dendeng ragi masih melekat kuat pada generasi tua, namun gagal ditransmisikan kepada generasi muda. Dendeng ragi terbuat dari kelapa parampiangan yang diparut kasar, dipadu dengan daging atau hati ayam serta bumbu yang dihaluskan, kemudian disangrai secara bersama-sama selama 2–3 jam dalam tradisi gotong royong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap generasi tua, tokoh adat, serta generasi muda di Nagari Pitalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memori sosial tentang dendeng ragi masih melekat pada generasi tua karena adanya pengalaman langsung (direct experience), keterlibatan tubuh dan indera, pengulangan berkali-kali, emosi positif, dan kaitannya dengan identitas budaya yang dimiliki. Sebaliknya, generasi muda tidak mengenal dendeng ragi karena tidak adanya pengalaman langsung, gagalnya transmisi antar generasi, pergeseran dari gotong royong ke catering, urbanisasi, perubahan selera makan, hilangnya alat tradisional, dan bergesernya makna baralek kawin dari urusan bersama menjadi urusan pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hilangnya dendeng ragi tidak hanya berarti hilangnya sebuah resep makanan, tetapi juga hilangnya nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas, serta ruang sosial tempat budaya ditransmisikan. Tradisi yang begitu kuat dapat lenyap dalam satu generasi ketika mekanisme pewarisannya terputus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Maskota Delfi, M.Hum; Dr. Yevita Nurti, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Memori Sosial; Memori Kolektif; Dendeng Ragi; Baralek Kawin. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 03:06 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 03:06 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524085 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric