Afwan, MHD. Abdul (2026) Strategi Perang Posisi Aliansi Negara Rentan Dalam Kebijakan Direct Access Green Climate Fund. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (50kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (250kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (32kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis dinamika politik di dalam Green Climate Fund (GCF), khususnya pertarungan kekuasaan terkait kebijakan Direct Access. Meskipun GCF memiliki mandat pergeseran paradigma untuk keadilan iklim, realitas operasional menunjukkan dominasi hegemoni Kapitalisme Hijau yang memprioritaskan instrumen pasar dan meminggirkan akses bagi negara rentan. Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi "Perang Posisi" yang dilancarkan oleh Aliansi Negara Rentan (LDCs, AOSIS, dan Masyarakat Sipil) dalam menantang hambatan teknokratis tersebut, serta mengidentifikasi faktor penghambat efektivitas mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menerapkan kerangka teoretis Method of Historical Structures (MHS) Redux II dari perspektif Neo-Gramscian. Analisis difokuskan pada kontradiksi dialektis antara tekanan material biosfer, institusi GCF, dan gagasan yang bersaing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Aliansi Negara Rentan berhasil memenangkan pertarungan diskursif dengan memapankan norma keadilan iklim sebagai "Veto Moral". Namun, kemenangan operasional terhambat oleh strategi Revolusi Pasif dan Trasformismo blok hegemonik, di mana konsep Country Ownership dikooptasi menjadi metrik finansial semata. Kebijakan Direct Access justru berfungsi sebagai instrumen pendisiplinan institusi yang memaksa entitas lokal agar meniru struktur perbankan internasional. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun aliansi ini efektif mengganggu legitimasi hegemoni melalui krisis organik, keterbatasan kapasitas material dan fragmentasi internal menghambat pembentukan Blok Historis Tandingan yang solid.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Apriwan, S.Sos, M.A; Rifki Dermawan, S.Hum, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Green Climate Fund; Akses Langsung; Neo-Gramscian; Perang Posisi; Trasformismo. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HX Socialism. Communism. Anarchism J Political Science > JC Political theory J Political Science > JF Political institutions (General) J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 02:36 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 02:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524006 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric