Diplomasi Publik Tiongkok Melalui Confucius Institute di Korea Selatan

Fahrezi, Ilham Fahrezi (2026) Diplomasi Publik Tiongkok Melalui Confucius Institute di Korea Selatan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (231kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (364kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (199kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Full Text)
Full Draft-1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas diplomasi publik Tiongkok melalui Confucius Institute di Korea Selatan. Penelitian ini melihat bagaimana aktivitas Confucius Institute tetap berjalan meskipun di tengah dinamika hubungan Tiongkok dan Korea Selatan. Sengketa budaya menjadi salah satu bentuk permasalahan yang terjadi dalam hubungan kedua negara yang menyebabkan munculnya sejumlah persepsi negatif terutama bagi Tiongkok. Oleh karena itu Tiongkok menggunakan Confucius Institute sebagai instrumen diplomasi publik andalan dalam mendorong persepsi positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Dalam kerangka konsep menggunakan diplomasi publik yang dijelaskan oleh Bruce Gregory terkait studinya tentang diplomasi publik Amerika Serikat. Konsep ini menjelaskan sejumlah aktivitas yang dilakukan oleh negara di dalam diplomasi publik yang dijabarkan menjadi empat aktivitas yaitu understanding, planning, engagement, dan advocacy sebagai rangkaian aktivitas diplomasi publik. Penelitian ini memiliki temuan utama bahwa aktivitas Confucius Institute di Korea Selatan menunjukkan dualitas dalam aktivitas diplomasi publik Tiongkok. Di satu sisi, Tiongkok tetap memegang prinsip autoritarian dengan cara kontrol kuat akan aktivitas Confucius Institute di Korea Selatan, sehingga memberikan ruang bagi Tiongkok untuk melakukan aktivitas penyebaran narasi akan kepentingannya sebagai entitas global. Akan tetapi, disisi lain Tiongkok mencoba beradaptasi terhadap libaralisme Korea Selatan dengan cara membuka ruang bagi aktor lokal untuk melakukan pengembangan dan inovasi akan metode pembelajaran dan aktivitas budaya.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Sofia Trisni, S.IP., MA(InRel); Silvi Cory, S.Pd, M.Si
Uncontrolled Keywords: Budaya; Confucius Institute; Diplomasi Publik; Korea Selatan; Tiongkok
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 20 Apr 2026 08:05
Last Modified: 20 Apr 2026 08:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523895

Actions (login required)

View Item View Item