Akumulasi Mikroplastik dan Analisis Histologi Usus pada Populasi Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta, Cuvier 1816) di Pantai Ikan Sore, Kota Bengkulu

Ramadanti, Dhea (2026) Akumulasi Mikroplastik dan Analisis Histologi Usus pada Populasi Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta, Cuvier 1816) di Pantai Ikan Sore, Kota Bengkulu. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (300kB)
[img] Text (BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (165kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (157kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (Tesis Fulltext)
05. Tesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Ikan kembung (Rastrelliger kanagurta, Cuvier 1816) merupakan ikan pelagis kecil yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir serta berpotensi terpapar pencemar perairan, termasuk mikroplastik dengan tujuan untuk menganalisis sebaran dan populasi, karakteristik mikroplastik, dan gambaran histologi usus akibat paparan mikroplastik. Penelitian dilaksanakan pada Januari – Maret 2025 di Pantai Ikan Sore, Kota Bengkulu dari hasil tangkapan nelayan. Sebaran lokasi penangkapan pada 11 titik koordinat perahu nelayan dan didapat 157 individu ikan kembung untuk menganalisis karakteristik mikroplastik pada organ usus, serta gambaran histologi jaringan usus. Analisis mikroplastik dengan proses degradasi jaringan, penyaringan, dan pengamatan. Pengamatan histologi dan morfometri vili usus dilakukan pada preparat histologi dengan pewarnaan H&E dan diamati dengan mikroskop serta perangkat lunak ImageJ. Karakteristik mikroplastik dan histologi usus dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran ikan kembung terkonsentrasi di perairan sekitar Pulau Tikus. Populasi ikan kembung yang tertangkap didominasi oleh individu jantan dengan pola pertumbuhan allometrik positif (b>3). Mikroplastik ditemukan pada seluruh sampel usus ikan kembung, dengan karakteristik yang didominasi oleh bentuk fragmen, ukuran <100 µm, dan warna hitam. Pengamatan histologi menunjukkan adanya gangguan sirkulasi, peradangan, dan perubahan regresif jaringan usus yang ditandai oleh kongesti kapiler, infiltrasi sel inflamasi, serta kerusakan struktur vili, dengan tingkat kerusakan paling berat pada kelompok 3 (ukuran ikan besar). Secara keseluruhan sebaran mikroplastik pada usus ikan kembung hasil histologis masih kontaminasi relatif rendah dan layak untuk dikonsumsi.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Jabang Nurdin, S.Si, M.Si ; Rita Maliza, S.Si, M.Si, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Bengkulu; histologi usus; mikroplastik; Rastrelliger kanagurta; Sebaran
Subjects: Q Science > QL Zoology
Q Science > QP Physiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Biologi
Depositing User: S2 Biologi Biologi
Date Deposited: 21 Apr 2026 03:38
Last Modified: 21 Apr 2026 03:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523829

Actions (login required)

View Item View Item