KONTESTASI NORMA INTERNASIONAL KESETARAAN GENDER PADA NORMA LOKAL SISTEM KASTA DAN BUDAYA PATRIARKI DI INDIA

Putri, Hanaya Rhovika Rhovika (2026) KONTESTASI NORMA INTERNASIONAL KESETARAAN GENDER PADA NORMA LOKAL SISTEM KASTA DAN BUDAYA PATRIARKI DI INDIA. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover&Abstrak.pdf - Published Version

Download (64kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (41kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img] Text (Full Text)
fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemerintah yang telah mengadopsi norma internasional dengan meratifikasi CEDAW tahun 1993,namun kekerasan seksual terhadap perempuan Dalit masih sangat tinggi di India. Kondisi ini menunjukkan adanya sebuah pertentangan hukum institusional dan realitas dilapangan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertentangan antara norma kesetaraan gender internasional pada norma lokal sistem kasta dan budaya patriarki di masyarakat India. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan data sekunder. Penelitian ini dijawab menggunakan kerangka konseptual Norm Contestation dari Antje Wiener. Kontestasi norma kesetaraan gender terjadi dalam tiga tahap yang saling berkaitan, yaitu tahap pembentukan melalui sebuah ratifikasi perjanjian Internasional, dilanjutkan pada tahap rujukan menginterpretasi makna norma tersebut dan terakhir Implementasi norma yang melihat norma tersebut diterima pada budaya negara, bagaimana aktor menerima, menafsirkan ulang dan bahkan bisa menolak norma tersebut dijelaskan pada 3 tingkatan aktor seperti negara atau Organisasi Internasional, Pemerintah, LSM dan individu.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pada rujukan dan implementasi norma kesetaraan gender terjadi reinterpretasi dan negosiasi akibat kuatnya sistem kasta dan budaya patriarki. Maka studi ini menyimpulkan bahwa India kurang berkomitmen pada kemajuan kesetaraan gender karena adanya sebuah norma lokal sistem kasta dan budaya patriarki pada masyarakatnya.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Maryam Jamilah, S.IP, M.Si, Anita Afriani Sinulingga, S.IP, M.Si
Uncontrolled Keywords: Norma; Perjanjian; Kontestasi; Lembaga Pemerintah; Organisasi Akar Rumput
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 20 Apr 2026 08:09
Last Modified: 20 Apr 2026 08:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523827

Actions (login required)

View Item View Item