Annazhir, Mortheza Thariq (2026) Self-branding di Era Media Ecology Digital: Studi Kasus Praktik Personal Branding oleh @apip.q di TikTok. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstark)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (621kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (518kB) |
|
|
Text (Bab 5 Penutupan)
Bab 5 Penutupan.pdf - Published Version Download (472kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (520kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan media digital telah mengubah cara individu membentuk identitas dan citra diri di ruang publik, terutama melalui media sosial. TikTok menjadi salah satu lingkungan media yang paling menonjol karena logika algoritmik, format video pendek, dan fitur interaktifnya memungkinkan kreator menampilkan diri, membangun relasi dengan audiens, serta mengelola visibilitas secara berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Muhammad Rafif (@apip.q) menarik dikaji karena secara konsisten menampilkan proses kreatif, gaya visual sinematik, dan storytelling emosional yang membuat dirinya dikenal bukan hanya sebagai kreator konten, tetapi juga sebagai figur profesional di bidang video. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik self-branding @apip.q, perkembangan praktik tersebut menjadi personal branding, serta peran TikTok sebagai bagian dari media ecology digital yang memfasilitasi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-branding Rafif tampak pada cara ia mengonsepkan dan menampilkan diri melalui konsistensi proses kreatif, gaya visual, serta narasi personal, sedangkan personal branding terbentuk ketika identitas tersebut dikenali publik sebagai ciri profesional yang khas. TikTok berperan sebagai lingkungan media yang membentuk ritme produksi, pola interaksi, dan peluang visibilitas sehingga proses self-branding dapat berkembang menjadi personal branding. Penelitian ini menegaskan bahwa personal branding di media sosial tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses presentasi diri yang terus-menerus dalam struktur media yang spesifik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yayuk Lestari, S.Sos., MA; Diego, M.I.Kom., M.Sos |
| Uncontrolled Keywords: | TikTok; Muhammad Rafif @apip.q; Self-branding; Personal branding; Media Ecology |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 07:16 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 07:16 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric