Analisis Jejak Karbon Transportasi Publik Di Kota Padang Dengan Metode Tier 1 Ipcc 2006 (Studi Kasus Bus Trans Padang Dan Angkot Tahun 2025)

Jaya, Riko Indra (2026) Analisis Jejak Karbon Transportasi Publik Di Kota Padang Dengan Metode Tier 1 Ipcc 2006 (Studi Kasus Bus Trans Padang Dan Angkot Tahun 2025). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (309kB)
[img] Text (BAB I)
02 BAB I.pdf - Published Version

Download (161kB)
[img] Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Published Version

Download (151kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (226kB)
[img] Text (Full Text)
05 Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor transportasi publik merupakan salah satu penyumbang utama perubahan iklim di kawasan perkotaan. Kota Padang sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan pendidikan memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, yang berdampak pada tingginya emisi karbon dari transportasi publik, khususnya Bus Trans Padang dan Angkutan Kota (angkot). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi jumlah jejak karbon dari transportasi publik diKota Padang dengan menggunakan metode Tier 1, dianalisis hubungan antara jumlah kendaraan dan jenis bahan bakar terhadap jejak karbon, serta mengestimasi potensi daya serap pohon dalam mereduksi emisi karbon dioksida (CO₂). Metode Tier 1 digunakan karena mengacu pada pendekatan IPCC yangberdasarkan data aktivitas dan faktor emisi default. Data primer didapatkan dari survei langsung terhadap pengemudi mengenai konsumsi bahan bakar dan jarak tempuh, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi jumlah jejak karbon dari Bus Trans Padang dan angkot mencapai 15.285,47 tonCO2e/tahun. Jejak karbon tertinggi berasal dari angkot berbahan bakar bensin sebesar 11.825,56 tonCO₂e/tahun. Analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara jumlah transportasi publik dan jenis bahan bakar dengan jumlah jejak karbon yang dihasilkan. Di sisi lain, sebanyak 8.357 pohon dari 22 jenis yang tersebar di sepanjang trayek Bus Trans Padang dan angkot mampu menyerap hingga 18.471,31 ton/tahun, yang berarti kapasitas penyerapan pohon tersebut melebihi estimasi total jejak karbon yang dihasilkan Bus Trans Padang dan angkot di Kota Padang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Vera Surtia Bachtiar, Ph.D., IPU ; Resti Ayu Lestari, M.T.
Uncontrolled Keywords: Angkot; Bus Trans Padang; Jejak Karbon; Kota Padang; Pohon
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 21 Apr 2026 03:09
Last Modified: 21 Apr 2026 03:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523516

Actions (login required)

View Item View Item