Pengaruh Pemberian Produk Empulur Sagu dan Daun Ubi Kayu Fermentasi dengan Bacillus subtilis Dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Ayam Ras Petelur

Hadi.Y, Irsyad (2026) Pengaruh Pemberian Produk Empulur Sagu dan Daun Ubi Kayu Fermentasi dengan Bacillus subtilis Dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Ayam Ras Petelur. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover Abstrak.pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (Bab I)
02 Bab I.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (91kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (Skripsi Full)
Tugas Akhir Full TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan persentase optimum pemberian produk empulur sagu (ES) dan daun ubi kayu (DUK) fermentasi dengan Bacillus subtilis (ESDUKF) dalam ransum terhadap performa produksi ayam ras petelur. Penelitian ini menggunakan 200 ekor ayam ras petelur strain ISA-Brown berumur 72 minggu (produksi ± 80%). Kandang yang digunakan adalah kandang baterai dengan 20 unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 10 kandang baterai. Setiap kandang baterai berukuran 30x35x33 cm yang ditempati 1 ekor ayam dan dilengkapi dengan tempat ransum dan minum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan masing-masing dengan 4 ulangan. Perlakuan merupakan tingkat pemberian ESDUKF dalam ransum ayam ras petelur; R1(0%), R2(15%), R3(20%), R4(25%) dan R5(30%). Ransum disusun dengan iso protein 16% dan iso energi 2850 Kkal/kg. Peubah yang diukur: konsumsi ransum, produksi telur harian, berat telur, produksi massa telur, dan konversi ransum. Hasil analisis keragaman menunjukan bahwa pemberian ransum yang mengandung ESDUKF sampai 30% memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur harian, berat telur, produksi massa telur, dan konversi ransum. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ESDUKF dapat digunakan sampai 30% dalam ransum, hal ini dapat dilihat dari konsumsi ransum 119,29 g/ekor/hari, produksi telur harian 89,55%, berat telur 63,02 g/butir, produksi massa telur 56,46 g/ekor/hari, dan konversi ransum 2,12.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Hj Mirnawati, MS; Prof. Dr. Ir. Gita Ciptaan, MP
Uncontrolled Keywords: Empulur sagu, daun ubi kayu, fermentasi, Bacillus subtilis, performa produksi ayam ras petelur
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 18 Apr 2026 03:00
Last Modified: 26 Apr 2026 00:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523489

Actions (login required)

View Item View Item