Hubungan antara Perilaku Personal Hygiene terhadap Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Tiakar

Firdaus, Annisa Salsabila (2026) Hubungan antara Perilaku Personal Hygiene terhadap Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Tiakar. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
Cover Abstrak.pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (368kB)
[img] Text (BAB Penutup)
BAB Penutup.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA FIX.pdf - Published Version

Download (130kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULLTEXT FIX.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan berpotensi menimbulkan gangguan apabila tidak ditangani dengan tepat. Secara global sekitar 75% perempuan pernah mengalami keputihan dan 45% mengalaminya lebih dari satu kali, sedangkan di Indonesia prevalensinya mencapai ±75%. Tingginya kejadian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya perilaku personal hygiene yang kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Tiakar. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada remaja putri tingkat Sekolah Menengah Pertama di wilayah kerja Puskesmas Tiakar Kota Payakumbuh. Jumlah sampel sebanyak 292 responden yang diambil dari empat sekolah menggunakan teknik proportional sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,2% responden mengalami keputihan fisiologis dan 90,4% responden memiliki perilaku personal hygiene yang baik. Responden dengan perilaku personal hygiene buruk sebesar 9,6% lebih beresiko mengalami keputihan patologis, yaitu sebesar 67,9%, dibandingkan dengan responden yang memiliki personal hygiene baik sebesar 13,6%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan dengan p value < 0,05 (p=0,003). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Tiakar. Diharapkan dengan adanya penyuluhan kesehatan reproduksi yang berkelanjutan melalui UKS, Puskesmas, PKPR, PIK-R, dan program Genre, remaja putri dapat meningkatkan praktik personal hygiene untuk mencegah terjadinya keputihan patologis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr.dr. Etriyel MYH, Sp.U(K);Feni Andriani, Bd, M.Keb
Uncontrolled Keywords: Vaginal Discharge; Adolescent Girls; Personal Hygiene
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 20 Apr 2026 04:55
Last Modified: 20 Apr 2026 04:55
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523384

Actions (login required)

View Item View Item