Kajian Pola Terapi dan Faktor Risiko pada Kejadian Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUP DR. M.Djamil Padang

Khairiyyah, Hanifah Nur (2025) Kajian Pola Terapi dan Faktor Risiko pada Kejadian Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUP DR. M.Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (548kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (472kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (424kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (533kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronik yang dapat disertai komplikasi, salah satunya adalah ulkus diabetik yang berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, risiko amputasi, serta penurunan kualitas hidup pasien. Lama menderita DM, kontrol glikemik, riwayat hipertensi, riwayat neuropati, diduga berperan dalam terjadinya komplikasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan faktor risiko dan pola terapi antidiabetes terhadap kejadian ulkus diabetik pada pasien DM tipe 2 di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain retrospektif menggunakan data rekam medis pasien DM tipe 2 tahun 2024. Sampel sebanyak 121 pasien terdiri dari 50 pasien dengan ulkus diabetik dan 71 pasien tanpa ulkus diabetik. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ulkus diabetik 23,1% merupakan pasien perempuan dengan kategori usia dewasa (24,8%), sebagian besar pasien menggunakan terapi insulin (31,4%) dengan lama menderita DM ≥ 5 tahun (32,2%), serta berada pada kategori diabetes berdasarkan HbA1c (34,7%) dan kadar gula darah puasa (22,3%), pasien yang memiliki riwayat neuropati sekitar (1,6%) dan hipertensi (14,0%). Secara statistik terdapat perbedaan yang bermakna pada lama menderita diabetes antara kelompok dengan ulkus diabetik dan tanpa ulkus diabetik. Sebaliknya, tidak terdapat perbedaan bermakna pada usia, jenis kelamin, kadar HbA1c, gula darah puasa, riwayat neuropati, riwayat hipertensi, serta pola terapi antidiabetes antara kedua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa lama menderita DM merupakan faktor utama yang membedakan kejadian ulkus diabetik pada pasien DM tipe 2.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Dita Permatasari, S.Farm, M. Farm; apt. Elsa Badriyya, S. Farm, M.Si
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2; Ulkus Diabetik; Faktor Risiko, Pola Terapi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 17 Apr 2026 08:09
Last Modified: 17 Apr 2026 08:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523135

Actions (login required)

View Item View Item