Hubungan Intensitas Menerima Berita Hoaks Terhadap Perilaku Memilih Masyarakat Kota Padang Pada Pemilihan Presiden 2024

Ikhlas, Abiyya Azhaar (2026) Hubungan Intensitas Menerima Berita Hoaks Terhadap Perilaku Memilih Masyarakat Kota Padang Pada Pemilihan Presiden 2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (40kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (520kB)
[img] Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya internet dan media sosial, mempercepat penyebaran informasi politik sekaligus meningkatkan risiko penyebaran berita hoaks akibat lemahnya proses verifikasi informasi. Maraknya berita hoaks terkait calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendorong penelitian ini untuk mengkaji hubungan intensitas menerima berita hoaks terhadap perilaku memilih masyarakat Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan intensitas menerima berita hoaks terhadap perilaku memilih masyarakat Kota Padang pada Pemilihan Presiden 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Peneliti mengumpulkan data primer melalui survei kuesioner dengan teknik simple random sampling. Peneliti menganalisis data menggunakan uji korelasi Chi-square. Penelitian ini menggunakan teori disinformation dan election propaganda dari Whirjaga et al. untuk menjelaskan hubungan paparan berita palsu terhadap perilaku memilih dan teori selective belief oleh Neyazi dan Muhtadi untuk melihat adanya indikasi konfirmasi bias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara intensitas menerima berita hoaks terhadap perilaku memilih masyarakat Kota Padang pada Pemilihan Presiden 2024, tingkat hubungan yang lemah. Penelitian ini juga menemukan adanya indikasi konfirmasi bias dan paparan selektif dalam perilaku memilih responden. Responden cenderung mengonsumsi dan mempercayai informasi yang sejalan dengan preferensi politik mereka serta mengabaikan informasi dari calon lain.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Doni Hendrik, S.IP, M.Soc, Sc.; Bapak Andhik Beni Saputra, S.IP, M.A,
Uncontrolled Keywords: Intensitas Menerima Berita Hoaks; Perilaku Memilih; Pemilihan Presiden Tahun 2024; Media Sosial
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JC Political theory
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Politik
Depositing User: S1 Ilmu Politik
Date Deposited: 17 Apr 2026 03:54
Last Modified: 17 Apr 2026 03:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523053

Actions (login required)

View Item View Item