Keanekaragaman Serangga Tanah Pada Habitat Terganggu Di Bukit Gompong Kabupaten Solok

Nisa, Khoirun (2026) Keanekaragaman Serangga Tanah Pada Habitat Terganggu Di Bukit Gompong Kabupaten Solok. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (329kB)
[img] Text (Pendahuluan)
2. BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (298kB)
[img] Text (Kesimpulan dan Saran)
3. Penutup.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (512kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
5. Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Serangga tanah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari keanekaragaman serangga tanah pada habitat terganggu di daerah Bukit Gompong Kabupaten Solok. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari hingga Oktober 2025. Penelitian ini merupakan penelitian survei dan lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling. Tempat yang dijadikan sebagai lokasi penelitian adalah lahan hutan yang telah mengalami gangguan akibat intervensi manusia, yaitu gangguan berat dan ringan. Pengambilan sampel dilakukan di dua lokasi tersebut dengan menentukan sebanyak 16 titik untuk pemasangan pitfall trap dan 5 titik untuk pengambilan serasah. Variabel pengamatan meliputi kondisi lahan, jenis dan kelimpahan individu serangga tanah. Keanekaragaman serangga tanah dianalisis dengan menggunakan indeks keanekaragaman, indeks kemerataan dan indeks kesamaan jenis. Hasil penelitian menunjukkan total individu serangga tanah yang berhasil dikoleksi sebanyak 10.142 individu yang terdiri atas 6 ordo, 25 famili dan 83 spesies. Nilai indeks keanekaragaman dan kemerataan, pada habitat terganggu ringan maupun terganggu berat di Bukit Gompong tergolong tinggi. Nilai indeks keanekaragaman dan kemerataan pada habitat terganggu ringan, yaitu 4,23 dan 0,96, sedangkan pada habitat terganggu berat yaitu 4,19 dan 0,96. Indeks kesamaan jenis antara kedua habitat tersebut sebesar 93%. Spesies yang paling melimpah di kedua habitat adalah Dolichoderus thoracicus (Hymenoptera: Formicidae).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Eka Candra Lina SP., M.Si., IPM; Dr. Hasmiandy Hamid SP., M.Si
Uncontrolled Keywords: Formicidae; Hutan; Indeks; Kelimpahan individu
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman
Depositing User: S1 Proteksi Tanaman
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:36
Last Modified: 16 Apr 2026 07:36
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522959

Actions (login required)

View Item View Item