Rafi, Soni Muhammad (2026) Pengaruh Ekstrak Daun Pare (Momordica charantia L.) Terhadap Penyembuhan Luka Pasca Pencabutan Gigi Pada Mencit (Mus musculus). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (620kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Pencabutan gigi menimbulkan luka pada soket alveolar yang memicu fase inflamasi sehingga diperlukan agen yang mampu mempercepat inflamasi untuk mendukung penyembuhan optimal. Daun Pare (Momordica charantia L.) mengandung flavonoid, tanin, dan vitamin C yang bersifat antiinflamasi serta mendukung regenerasi jaringan, sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan luka pasca pencabutan gigi. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun pare terhadap penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada mencit (Mus musculus). Metode: Penelitian ini merupakan true experimental dengan rancangan post-test only control group design. Sampel mencit (Mus musculus) yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol tanpa pemberian ekstrak daun pare dan kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak daun pare konsentrasi 100%. Penilaian penyembuhan luka dilakukan pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5 menggunakan indikator inflamasi berdasarkan Inflammatory, Proliferative, and Remodeling (IPR) Indexes. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil: Rata-rata persentase penyembuhan luka pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol pada seluruh waktu pengamatan. Pada kelompok kontrol tanpa pemberian ekstrak, persentase penyembuhan luka secara berturut-turut pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5 adalah 17,70%, 48,95%, dan 77,08%. Sedangkan, pada kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak, persentase penyembuhan luka pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5 masing-masing mencapai 42,70%, 90,62%, dan 95,83%. Uji Mann Whitney U Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pada hari ke-1 (p < 0,001), ke-3 (p < 0,001), dan ke-5 (p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat pengaruh dan perbedaan yang signifikan pada rata-rata penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada mencit antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | drg. Rahmi Khairani Aulia, MS; Dr. drg. Fuccy Utamy Syafitri, Sp.Ort |
| Uncontrolled Keywords: | Momordica charantia L.;penyembuhan luka; pencabutan gigi; Mus musculus. |
| Subjects: | Q Science > QK Botany Q Science > QP Physiology Q Science > QR Microbiology R Medicine > RK Dentistry R Medicine > RS Pharmacy and materia medica R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Gigi |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 02:35 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:35 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]