Aurelia, Aurora (2025) GAMBARAN PASIEN ASMA PADA KEHAMILAN DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG DAN RUMAH SAKIT TENTARA DR. REKSODIWIRYO PERIODE 2022-2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text (BAB I (Pendahuluan))
02. BAB I.pdf - Published Version Download (197kB) |
|
|
Text (BAB VI (Penutup))
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (154kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Asma pada kehamilan merupakan penyakit kronis yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, terutama apabila disertai eksaserbasi. Keterbatasan data mengenai gambaran ibu hamil dengan asma di fasilitas kesehatan rujukan dan sekunder masih menjadi kendala dalam penatalaksanaan klinis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran karakteristik ibu, derajat keparahan asma, regimen terapi, luaran kehamilan, dan metode persalinan pada ibu hamil dengan asma di RSUP Dr. M. Djamil Padang dan Rumah Sakit Tentara Dr. Reksodiwiryo Padang periode 2022–2025. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan sumber data berupa rekam medis. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik total sampling dan didapatkan 26 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia ibu 36,4 tahun di RSUP Dr. M. Djamil dan 29,8 tahun di RST. Usia kehamilan terbanyak berada pada trimester III, yaitu 77,8% di RSUP Dr. M. Djamil dan 11,8% di RST. Multiparitas ditemukan pada 77,8% pasien di RSUP Dr. M. Djamil dan 52,9% di RST. Obesitas II ditemukan pada 77,8% pasien di RSUP Dr. M. Djamil dan 17,6% di RST, sedangkan riwayat atopi ditemukan pada 77,8% pasien di RSUP Dr. M. Djamil dan 11,8% di RST. Derajat asma terbanyak adalah intermiten, yaitu 44,4% di RSUP Dr. M. Djamil dan 11,8% di RST. Regimen terapi terbanyak berupa bronkodilator saja, yaitu 44,4% di RSUP Dr. M. Djamil dan 5,9% di RST. Kejadian BBLR, prematur, dan preeklampsia di RSUP Dr. M. Djamil masing-masing sebesar 44,4%, 66,7%, dan 33,3%. Metode persalinan terbanyak adalah sectio caesarea, yaitu 100% di RSUP Dr. M. Djamil dan 58,8% di RST. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa eksaserbasi asma pada kehamilan lebih banyak ditemukan pada trimester lanjut, multiparitas, obesitas, dan riwayat atopi, serta disertai luaran kehamilan yang merugikan, seperti BBLR, bayi lahir prematur dan preeklampsia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Deddy Herman, Sp.P (K) FCCP ;dr. Husna Yetti, PhD |
| Uncontrolled Keywords: | asma; kehamilan; eksaserbasi asma; luaran kehamilan; sectio caesarea |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 02:59 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:59 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522821 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]