Profil Merokok pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Cantika, Vidya (2026) Profil Merokok pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (425kB)
[img] Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (135kB)
[img] Text (Bab VI)
03. Bab VI.pdf - Published Version

Download (152kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia dengan prevalensi yang tinggi. Berdasarkan data Indonesian Family Life Survey-5 (IFLS-5), prevalensi merokok pada kelompok usia dewasa muda mencapai 25,1%. Perilaku merokok juga masih ditemukan pada kalangan mahasiswa kedokteran. Penelitian Propesma melaporkan bahwa prevalensi merokok pada mahasiswa kedokteran sebesar 32,7%. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil merokok pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari 2025 hingga Maret 2026. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2022–2025. Sampel diambil menggunakan metode total sampling dengan jumlah 952 mahasiswa. Variabel yang diteliti meliputi prevalensi perokok, jenis kelamin, usia mulai merokok, jenis dan derajat merokok, serta keluhan pernapasan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan status merokok pada mahasiswa kedokteran terdiri atas perokok (11,55%), bekas perokok (0,11%) dan bukan perokok (88,34%). Mayoritas mahasiswa perokok berjenis kelamin laki-laki (98,18%) dengan usia mulai merokok rata-rata 16 tahun. Rokok elektronik adalah jenis rokok yang paling banyak digunakan (38,18%) dengan derajat merokok dominan derajat sedang (61,82%). Persepsi responden yang paling memengaruhi perilaku merokok adalah faktor kepribadian (59,09%). Keluhan respirasi yang paling sering dikeluhkan adalah sesak napas. Berdasarkan temuan tersebut, perilaku merokok masih ditemukan pada mahasiswa kedokteran dan memberikan efek negaitif ke kesehatan, ditunjukkan oleh 48,18% perokok mengalami keluhan respirasi. Kondisi ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran serta upaya promosi kesehatan di lingkungan pendidikan kedokteran agar mahasiswa dapat menghentikan kebiasaan merokok, sekaligus menjadi contoh dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Yessy Susanty Sabri, Sp.P(K), FISR, FAPSR ; dr. Rahmani Welan, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: merokok; mahasiswa kedokteran; profil merokok; keluhan respirasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 14 Apr 2026 02:03
Last Modified: 14 Apr 2026 02:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522717

Actions (login required)

View Item View Item