Niswan, Nasywa (2026) Uji Aktivitas Antimikroba Dan Antioksidan Pada Sediaan Krim Kombinasi Minyak Atsiri Rimpang Temu Putih Dan Jahe Emprit Secara In Vitro. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
abstrakkk.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
pendahuluan.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
bab 5.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (Skripsi Full text)
SKRIPSI NASYWA NISWAN...pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Minyak atsiri temu putih (Curcuma zedoria Rosc) dan jahe emprit (Zingiber officinale var amarum) diketahui memiliki mekanisme antimikroba dan antioksidan. Namun, penelitian tentang efek sinergis dari kombinasi minyak atsiri jahe emprit dan temu putih terhadap aktivitas antimikroba dan antioksidan belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal minyak atsiri jahe emprit dan temu putih untuk aktivitas antimikroba dan antioksidan serta memformulasikan menjadi sediaan krim. Minyak atsiri diperoleh dengan hidrodistilasi dan dilakukan karakterisasi minyak atsiri. Campuran minyak atsiri disiapkan dalam berbagai rasio. Campuran ini diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode ABTS. Aktivitas antimikroba diuji terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25423 dan Escherichia coli ATCC 25422 menggunakan metode mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi minyak atsiri dengan rasio 8,5:1,5 (jahe emprit:temu putih) memberikan aktivitas antimikroba terbaik dengan nilai KHM dan KBM sebesar 0,625% terhadap Staphylococcus aureus dan tidak menunjukkan penghambatan pada Eschericia Coli. Sementara itu, tidak satu pun campuran minyak atsiri yang menunjukkan aktivitas antioksidan. Sedian krim mengandung 1% kombinasi minyak astri yang dibuat pada 3 formula dengan rasio 9,9:0,1, 9,5:0,5 dan 8,5:1,5. Evaluasi fisik krim menunjukkan karakteristik yang memenuhi standar meliputi organoleptik seragam, homogen, pH 7,28-7,45, daya lekat 11-13 detik, daya sebar 6,7-7 cm dan viskositas 11,050-12,100 cp. Dapat disimpulkan kombinasi minyak atsiri temu putih dan jahe emprit memiliki aktivitas sebagai antimikroba dan dapat dikembangkan menjadi sediaan krim.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Suryati, M.Si, Ph.D;apt. Deni Noviza, M.Si, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Curcuma zedoria Rosc; Zingiber officinale var amarum; Minyak atsiri; Antimikroba; Antioksidan; Sediaan krim |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 10:36 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 10:36 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522703 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric