KRISTAL MULTIKOMPONEN ASEKLOFENAK : KARAKTERISASI SIFAT PADATAN DAN UJI EFEKTIVITAS ANTI INFLAMASI

Usman, Hendrizal (2026) KRISTAL MULTIKOMPONEN ASEKLOFENAK : KARAKTERISASI SIFAT PADATAN DAN UJI EFEKTIVITAS ANTI INFLAMASI. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01.Cover&Abstrrak)
01.Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (02.BAB I)
02.BAB I.pdf - Published Version

Download (447kB)
[img] Text (03.BABIV)
03.BAB IV.pdf - Published Version

Download (398kB)
[img] Text (04.Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (682kB)
[img] Text (05.FullTex)
05.FullTex.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Aseklofenak, senyawa OAINS turunan asam fenilasetat menghambat COX-2 dan sebagian berubah menjadi diklofenak di hati, menurunkan PGE₂, IL-1β, TNF-α, sehingga meredakan nyeri dan memperlambat kerusakan kartilago pada osteoartritis, rheumatoid artritis, ankylosing spondylitis, maupun nyeri punggung bawah akut; klinisnya ia setara atau lebih unggul dari diklofenak, naproksen, hingga parasetamol, namun dengan tolerabilitas gastrointestinal yang lebih baik, tetapi kelarutan aseklofenak dalam air rendah. Terhadap bahan aktif farmasi yang kelarutan jelak didalam air perlu dilakukan upaya peningkatan kelarutan. Tujuan penelitian ini adalah mendesain kristal multikomponen aseklofenak menggunakan koformer meglumin, trometamin dan sakarin dalam upaya meningkatkan kelarutan aseklofenak dan mengkaji pengaruh pembentukan kristal multikomponen terhadap karakter sifat fisikokimia dan pengaruhnya terhadap efek farmakologinya. Kristal multikomponen dibuat dengan metode solvent drop grinding dengan perbandingan mol 1:1 Kristal multikomponen yang dihasilkan dianalisis menggunakan alat DSC, FTIR, PXRD, SEM. Terhadap kristal multikomponen yang dihasilkan juga dilakukan uji kelarutan, uji disolusi, uji stabilitas dan uji aktivitas antiinflamasi. Hasil penelitian menunjukkan aseklofenak dengan koformer meglumin dan trometamin membetuk garam kristal, dengan sakarin membentuk campuran cutektik Titik eutektik untuk kristal multikomponen Ace-Sak mol 5:5. Hasil uji kelarutan menunjukkan peningkatan kelarutan kristal multikomponen Ace-Meg 17,39 kali, Ace-Tris 32,06 kali dan Ace-Sak 2,49 kali dibandingkan Aseklofenak .Hasil uji disolusi menunjukkan peningkatan laju disolusi kristal multikomponen dibandingkan senyawa asal. Aseklofenak terdisolusi pada menit ke 60 aseklofenak 35,404%, Ace-Meg 94,772%, Ace-Tris 83,372% dan Ace-Sak 92,070% Nilai Q30 Aseklofenak 52,930%, Ace-Meg 91,899%, Ace-Tris 79,434% dan Ace-Sak 74,158%. Uji efektivitas antiinflamasi pada hewan percobaan menunjukan bahwa terjadi penurunan volume eksudat kristal multikomponen dibandingan aseklofenak. Kata kunci Aseklofenak, kristal multikomponen, laju disolusi, antiinflam

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Prof. Dr. apt,. Erizal Zaini, MSi.; Prof. Dr. apt,. Yufri Aldi. M.Si.; Prof. Dr. apt,. Salman, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Aseklofenak, kristal multikomponen, laju disolusi, antiinflamasi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S3 Farmasi
Depositing User: S3 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 13 Apr 2026 07:30
Last Modified: 13 Apr 2026 07:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522631

Actions (login required)

View Item View Item