Pengaruh Arah Penyinaran Dan Konsentrasi Boron-10 Dalam Terapi Boron Neutron Capture Therapy Berbasis Particle And Heavy Ion Transport Code System. Studi Kasus Kanker Payudara Kanan T4bn1M0

Nadia, Suci Wulandari (2026) Pengaruh Arah Penyinaran Dan Konsentrasi Boron-10 Dalam Terapi Boron Neutron Capture Therapy Berbasis Particle And Heavy Ion Transport Code System. Studi Kasus Kanker Payudara Kanan T4bn1M0. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak1.pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (BAB I)
(BAB I Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (135kB)
[img] Text (bab v)
(BAB 5 Kesimpulan).pdf - Published Version

Download (48kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Fulltext)
Nadia Suci Wulandari_Fulltext1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di dunia, di mana metode terapi konvensional sering kali kurang optimal karena keterbatasan efektivitas pada stadium lanjut serta adanya efek samping sistemik. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dikembangkan Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) sebagai pendekatan terapeutik yang lebih selektif. BNCT memanfaatkan reaksi nuklir antara isotop boron-10 yang terakumulasi dalam sel kanker dan neutron termal untuk menghancurkan sel kanker tanpa membahayakan jaringan sehat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menentukan parameter optimal dalam penerapan BNCT untuk pengobatan kanker payudara. Parameter yang dikaji mencakup konsentrasi boron-10, waktu iradiasi, serta arah penyinaran yang paling efisien dalam membunuh sel kanker. Penelitian dilakukan melalui simulasi Monte Carlo menggunakan perangkat lunak Particle and Heavy Ion Transport code System (PHITS) versi 3.35. Fantom yang dipilih adalah model Oak Ridge National Laboratory wanita dewasa dengan diagnosis kanker payudara stadium IIIB (T4bN1M0), ditandai oleh kanker berdiameter (3,5 × 2,8 × 2,5) cm pada payudara kanan. Sumber neutron berasal dari siklotron 30 MeV melalui Beam Shaping Assembly (BSA). Konsentrasi boron-10 yang diuji dalam penelitian ini adalah (100, 110, 120, 130, 140, dan 150) μg/g jaringan kanker, dengan tiga arah penyinaran, yaitu Anterior Posterior, Oblique, dan Right Lateral. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi boron-10 sebesar 150 µg/g dengan arah Anterior Posterior adalah parameter paling optimal. Konfigurasi ini memberikan waktu terapi tercepat (30 menit 8 detik) dengan profil keamanan yang valid bagi pasien kanker payudara stadium IIIB.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Sri Oktamuliani, Ph.D
Uncontrolled Keywords: arah penyinaran; BNCT; payudara kanan; PHITS; waktu iradiasi.
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika
Depositing User: S1 Fisika Fisika
Date Deposited: 20 Apr 2026 02:54
Last Modified: 20 Apr 2026 02:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522610

Actions (login required)

View Item View Item