Tamara, Lola (2026) Uji Aktivitas Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dalam Bentuk Dispersi Padat Terhadap Kadar Malondialdehyde (MDA) Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Diabetes Melitus. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (382kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus ditandai oleh hiperglikemia kronis yang disertai peningkatan stres oksidatif salah satunya ditunjukkan oleh peningkatan kadar malondialdehyde (MDA). Bunga telang (Clitoria ternatea L.) mengandung senyawa antioksidan yang berpotensi menurunkan stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis dan lama pemberian ekstrak bunga telang dalam bentuk ekstrak dan larutan dispersi padat terhadap kadar MDA tikus putih jantan diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal (akuades), kontrol positif (glibenklamid 0,45 mg/kgbb), ekstrak bunga telang dosis 400 mg/kgbb dan 800 mg/kgbb, serta larutan dispersi padat ekstrak bunga telang dosis 400 mg/kgbb dan 800 mg/kgbb (setara dengan 200 dan 400 mg/kgbb ekstrak). Induksi diabetes dilakukan menggunakan aloksan. Kadar MDA diukur pada hari ke-14 dan ke-28. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bunga telang dan larutan dispersi padat dosis 400 mg/kgbb dan 800 mg/kgbb berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar MDA tikus diabetes melitus (p<0,05), dengan penurunan paling optimal pada dosis 800 mg/kgbb. Selain itu, lama pemberian hingga 28 hari memberikan penurunan kadar MDA yang lebih baik dibandingkan hari ke-14. Hasil pada seluruh parameter menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dan larutan dispersi padat dosis 800 mg/kgbb berpotensi menurunkan stres oksidatif yang ditunjukkan oleh penurunan kadar MDA pada tikus diabetes melitus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Netty Suharti, MS ; apt. Rahmad Abdillah, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Clitoria ternatea L.; diabetes melitus; dispersi padat; malondialdehyde; stres oksidatif |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 11 Apr 2026 06:36 |
| Last Modified: | 11 Apr 2026 06:36 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522608 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]