Hubungan Derajat Cedera Kepala dengan Kadar GFAP pada Pasien Cedera Kepala di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Ivana, Raisya (2026) Hubungan Derajat Cedera Kepala dengan Kadar GFAP pada Pasien Cedera Kepala di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (423kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Cedera kepala merupakan kondisi akibat gaya mekanik eksternal yang menyebabkan gangguan fungsi otak dan berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Penilaian derajat cedera kepala umumnya menggunakan skor Glasgow Coma Scale (GCS). Akan tetapi, GCS tidak selalu merepresentasikan derajat kerusakan jaringan otak yang sebenarnya karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, biomarker, seperti Glial Fibrillary Acidic Protein (GFAP) mulai diteliti untuk menilai keparahan derajat cedera kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat cedera kepala dengan kadar GFAP pada pasien cedera kepala di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 95 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien termasuk dalam kategori cedera kepala ringan (65,3%), diikuti cedera kepala sedang (21,1%), dan cedera kepala berat (13,7%). Median kadar GFAP adalah 2,251 ng/mL dengan rentang 0,050–16,412 ng/mL. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,088 dengan nilai p = 0,396 (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara derajat cedera kepala berdasarkan skor GCS dengan kadar GFAP pada pasien cedera kepala di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Hal tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh variasi karakteristik cedera kepala, waktu pengambilan sampel pascatrauma, serta distribusi derajat cedera kepala pada sampel penelitian.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Rika Susanti, Sp.FM(K); Dr. dr. Rizki Rahmadian, Sp.OT(K), M.Kes
Uncontrolled Keywords: Derajat cedera kepala; Skor GCS; GFAP
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 10 Apr 2026 07:10
Last Modified: 10 Apr 2026 07:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522490

Actions (login required)

View Item View Item