Oktavia, Gusdiana (2026) Makna Idiomatis Dalam Kaba Klasik Si Buyuang Karuik Karya Syamsuddin St. Radjo Endah (Tinjauan Semantik). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (BAB II Pembahasan)
BAB ll Pembahasan.pdf - Published Version Download (800kB) |
|
|
Text (BAB III Penutup)
BAB lll Penutup.pdf - Published Version Download (925kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
skripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian berjudul Makna Idiom dalam kaba klasik Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah (Tinjauan Semantik). Penelitian ini bertujuan untuk, mendeskripsikan bentuk satuan lingual dalam kaba klasik Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah dan mendeskripsikan makna Idiom dalam kaba klasik Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah. Permasalahan penelitian ini difokuskan pada jenis satuan lingual didalam kaba Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah dan idiom yang ada dalam kaba Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Endah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar simak bebas libat cakap (SLBC) dan teknik lanjutan simak libat cakap (SLC). Analisis data dilakukan menggunakan motode translasional dengan deknik dasar pilah unsur penentu (PUP) serta teknik lanjutan hubung banding membedakan (HBB). Teori yang digunakan teori semantik. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan metode informal dan formal. Hasil penelitian ini menemukan ada 3 satuan lingual, dalam beberapa bentuk frasa, klausa, kata. Satuan lingual kata muncul sebagai bentuk tunggal yang memiliki makna kiasan dalam konteks tertentu, sedangkan satuan lingual berbentuk frasa terdiri atas gabungan dua kata atau lebih yang membentuk makna idiomatis. Keberadaan satuan lingual tersebut menunjukkan bahwa ungkapan idiom dalam kaba tidak hanya berbentuk dari satu kata, tetapi juga dari gabungan kata yang membentuk makna khusus dalam konteks cerita. Kemudian ditemukan 2 jenis idiom, yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Idiom penuh merupakan ungkapan yang maknanya tidak dapat difahami dari makna unsur pembentuknya secara langsung, karena telah mengalami perubahan makna secara keseluruhan. Sedangkan idiom sebagian merupakan ungkapan yang salah satu unsurnya masih memiliki makna leksikal, namun makna keseluruhannya tetap bersifat kiasan. Idiom-idiom yang ditemukan dalam kaba ini menggambarkan berbagai keadaan, seperti sifat manusia, perilaku dalam kehidupan sosial, nasehat serta gambaran kondisi tertentu dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Kata Kunci : Semantik, idiom, kaba Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah klasik Minangkabau
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Diah Noverita, M.Hum; Dr. Reniwati, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Semantik; idiom; kaba Si Buyuang Karuik karya Syamsuddin St. Radjo Endah klasik Minangkabau |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Minangkabau |
| Depositing User: | S1 Sastra Minangkabau |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 08:09 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 08:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522199 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]