Perbedaan Efek Penggunaan Material Barier Oksigen Stryp Mylar dan Gliserin terhadap Penyerapan Air pada Resin Komposit Nanohybrid

Anfa, Sarah Amelia Putri (2026) Perbedaan Efek Penggunaan Material Barier Oksigen Stryp Mylar dan Gliserin terhadap Penyerapan Air pada Resin Komposit Nanohybrid. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI PENUTUP.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Resin komposit nanohybrid dikenal sebagai komposit universal yang memiliki banyak kelebihan karena mudah dipoles dan estetis yang baik. Paparan lingkungan yang basah menyebabkan resin ini mengalami penyerapan air yang lebih besar. Polimerisasi yang tidak sempurna menjadi faktor yang mempengaruhi besar penyerapan air. Hal ini terjadi karena adanya Oxygen Inhibition Layer (OIL) yang menggangu proses polimerisasi. Penggunaan material barier oksigen stryp mylar dan gliserin dapat berperan sebagai penghalang oksigen untuk menghambat pembentukan OIL. Tujuan: Mengetahui perbedaan nilai rerata penyerapan air resin komposit nanohybrid antara yang menggunakan material barier oksigen stryp mylar dan gliserin. Metode: Merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test only with control group design. Sampel berbentuk cakram dengan diameter 15 mm dan tinggi 1 mm berjumlah 30 sampel. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok stryp mylar, gliserin, dan kontrol tanpa perlakuan. Setelah diberi perlakuan, sampel direndam dalam akuades selama 7 hari dan dilakukan penimbangan massa setelah perendaman. Perhitungan nilai penyerapan air dilakukan sesuai ISO 4049:2019. Hasil: Rata-rata penyerapan air resin komposit nanohybrid pada kelompok kontrol, stryp mylar, gliserin adalah 15,40 ± 0,683 g/mm3, 13,24 ± 0,516 g/ mm3, 12,04 ± 0,600 g/ mm3. Penyerapan air tertinggi terdapat pada kelompok kontrol dan terendah pada kelompok gliserin. Uji One way ANOVA menunjukkan bahwa rerata penyerapan air pada ketiga kelompok terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan nilai rerata penyerapan air yang signifikan pada resin komposit nanohybrid antara kelompok yang menggunakan material barier oksigen stryp mylar dan gliserin.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Rahmi Khairani Aulia, MS ; drg. Hilda Lestari, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Material Barier Oksigen; Stryp Mylar; Gliserin; Penyerapan Air; Resin Komposit Nanohybrid
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 09 Apr 2026 07:05
Last Modified: 09 Apr 2026 07:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522142

Actions (login required)

View Item View Item