Analisis Wacana Kritis Pemberdayaan Finansial Perempuan pada Akun Instagram @pritaghozie dengan Model Norman Fairclough

Fitriani, Wulan (2026) Analisis Wacana Kritis Pemberdayaan Finansial Perempuan pada Akun Instagram @pritaghozie dengan Model Norman Fairclough. S1 thesis, Universitas Andalass.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (469kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
02. BAB 1 - Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (547kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
03. BAB 5 - Penutup.pdf - Published Version

Download (419kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (618kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Media sosial menjadi ruang utama produksi wacana pemberdayaan finansial perempuan melalui konten edukasi influencer. Di Indonesia, wacana ini kerap dibingkai sebagai solusi individual atas kerentanan ekonomi perempuan, sementara ketimpangan struktural cenderung terpinggirkan. Penelitian ini bertujuan mengkaji konstruksi wacana pemberdayaan finansial perempuan, produksi dan konsumsi teks, serta relasi ideologi, kekuasaan, dan struktur sosial yang melatarinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural, dengan data berupa konten Instagram terpilih pada akun @pritaghozie dan komentar audiens. Hasil penelitian sekaligus menegaskan kesimpulan bahwa pada level teks, wacana pemberdayaan finansial membingkai perempuan sebagai subjek ekonomi yang rasional dan bertanggung jawab atas stabilitas finansial diri dan keluarga. Konstruksi ini memang menantang stereotip ketidakcakapan ekonomi perempuan, namun secara bersamaan mereproduksi logika responsibilisasi individu dengan menormalisasi pengelolaan risiko finansial dan beban domestik sebagai kewajiban personal. Pada level praktik wacana, produksi konten berjalan dalam logika kapitalisme platform yang menekankan personal branding dan afektivitas, sementara interaksi audiens terutama berfungsi sebagai proses reproduksi dan negosiasi makna yang memperkuat solidaritas digital serta membentuk bentuk-bentuk resistensi mikro dalam batas-batas yang dapat diterima secara normatif. Pada level praktik sosiokultural, wacana ini beroperasi dalam kerangka neoliberalisme, moralitas keluarga kelas menengah, patriarki struktural, serta absennya peran negara dalam penyediaan perlindungan sosial yang sensitif gender. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan finansial perempuan di media sosial bersifat ambivalen: memperluas agensi dan literasi finansial perempuan, tetapi sekaligus membatasi potensi transformasi struktural dengan memprivatisasi masalah ekonomi dan mengalihkan tanggung jawab dari negara ke individu

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Vitania Yulia, S.Sos., M.A; Rinaldi, M.I.Kom
Uncontrolled Keywords: Analisis wacana kritis; Influencer media sosial; Neoliberalisme; Patriarki; Pemberdayaan finansial perempuan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: S1 Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 02 Apr 2026 03:06
Last Modified: 02 Apr 2026 03:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521978

Actions (login required)

View Item View Item