PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) DI BIDANG LINGKUNGAN ( Studi pada PT. Indonesia Asahan Alumunium )

Siregar, Lia Rahmi Aguslia (2012) PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) DI BIDANG LINGKUNGAN ( Studi pada PT. Indonesia Asahan Alumunium ). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Hukum 2012 Lia Rahmi Aguslia Siregar 0810112085.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan suatu konsep yang diterapkan perusahaan untuk keberlanjutan usahanya dengan menjalin hubungan baik terhadap stakeholder dan lingkungan. Ditetapkannya CSR dalam Pasal 74 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan Pasal 15 Undang-Undang No. 25 Tahun 2007, maka ketentuannya telah menjadi sesuatu yang baku dan mengikat. Permasalahan yang dibahas adalah mengenai dasar penerapan CSR, penerapan CSR, serta kendala-kendala PT Indonesia Asahan Aluminium dalam penerapan CSR dan upaya untuk mengatasinya. Penulisan skripsi ini menggunakan metode pendekatan masalah yuridis sosiologis, yaitu pendekatan masalah yang menekankan pada aspek hukum yang berlaku yang dikaitkan dengan pelaksanaannya di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dasar penerapan CSR oleh PT Indonesia Asahan Aluminium bukanlah peraturan perundang-undangan di Indonesia, melainkan berdasarkan nilai-nilai perusahaan (company values) yang ingin dicapai perusahaan sejak didirikan. Dalam penerapan CSR, perusahaan memiliki code of conduct (kode etik) yang berisi tentang bagaimana melaksanakan program CSR. Selain itu, penerapannya juga didasarkan pada ring area. Ring area merupakan daerah yang menjadi target operasi penerapan CSR yang menjadi prioritas perusahaan. Bentuk-bentuk penerapan CSR berupa pelaksanaan program Clean Development Mechanism (CDM), pembuatan rumpon, dan pelaksanaan Youth Environment Program. Namun, tidak adanya aturan yang tegas mengenai penerapannya mengakibatkan CSR ini hanya sebagai anjuran, bukan kewajiban perusahaan yang sesungguhnya dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perusahaan yang menerapkannya. Adanya pertentangan antara keinginan dan kebutuhan masyarakat juga menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Pemerintah harus memberikan definisi yang seragam agar tidak terjadi pemahaman yang berbeda-beda, serta perlu melakukan sosialisasi CSR agar masyarakat sadar akan hak mereka dan memahami CSR secara utuh.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Hj. Ulfanora, S.H., M.H.; Daswirman, S.H., M.H.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Pustakawan Marne Dardanellen
Date Deposited: 27 Mar 2026 05:19
Last Modified: 27 Mar 2026 05:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521855

Actions (login required)

View Item View Item