Maizola, Ike (2012) PELAKSANAAN PENETAPAN PENGANGKATAN ANAK DI PENGADILAN AGAMA KELAS 1A PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Hukum 2012 Ike Maizola 0810112161.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Anak merupakan sesuatu yang didambakan dalam setiap keluarga. Dapat dikatakan bahwa suatu keluarga belum lengkap apabila belum memiliki anak. Tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga yang bahagia, dan kehadiran anak akan membuat keluarga menjadi lebih bahagia. Maka tidak mengherankan apabila ada pasangan suami istri yang belum mempunyai anak kandung memilih untuk mengangkat anak. Mengingat pentingnya kehadiran seorang anak sebagai penerus keturunan dan sebagai pelengkap kebahagiaan dalam rumah tangga, maka bagi mereka yang tidak dikaruniai anak, alternatifnya adalah dengan mengangkat anak. Dari latar belakang tersebut, maka timbul permasalahan yang akan diteliti antara lain: bagaimana proses penetapan pengangkatan anak di Pengadilan Agama Kelas IA Padang, serta apakah akibat hukum yang timbul dengan terjadinya pengangkatan anak tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, yaitu penelitian yang menggunakan bahan kepustakaan atau data sekunder sebagai data awal, kemudian dilanjutkan dengan data primer atau data lapangan melalui penegak hukum, yaitu hakim. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengangkatan anak di Pengadilan Agama Kelas IA Padang terlebih dahulu harus memenuhi syarat-syarat dan prosedur pengangkatan anak, serta memperhatikan akibat hukum yang timbul dari pengangkatan anak tersebut. Prosedur pengangkatan anak dilakukan dengan cara mengajukan surat permohonan kepada Ketua Pengadilan Agama Kelas IA Padang, kemudian membayar biaya perkara, serta melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Setelah persyaratan dipenuhi, maka dilakukan pemeriksaan oleh hakim untuk mempelajari dan meneliti permohonan pengangkatan anak yang diajukan oleh pemohon, baik melalui alat bukti tertulis maupun keterangan saksi. Adapun syarat-syaratnya yaitu surat permohonan yang diajukan oleh pemohon ke pengadilan agama, fotokopi akta nikah para pemohon, fotokopi akta nikah orang tua kandung dari calon anak angkat, serta fotokopi akta kelahiran calon anak angkat. Sedangkan akibat hukum dari pengangkatan anak adalah beralihnya tanggung jawab orang tua kandung kepada orang tua angkat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Damas Reny Prihartl S.H., M.H.; Oktarina S.H., M.H |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan Marne Dardanellen |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 04:57 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 04:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521852 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric