Tanggung Jawab PT. ASDP (PERSERO) Sebagai Pengangkut Dalam Pengangkutan Barang Lintas Padang-Mentawai

Saddrosn, Frant (2007) Tanggung Jawab PT. ASDP (PERSERO) Sebagai Pengangkut Dalam Pengangkutan Barang Lintas Padang-Mentawai. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Hukum 2007 Frant Saddrosn 01141197.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Dilihat dari kondisi geografis negara Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau besar maupun kecil, yang mana sangat dibutuhkan suatu adanya sarana penghubung yaitu pengangkutan kapal. Dalam pengangkutan tersebut, pengangkut memiliki tanggung jawab penuh terhadap berbagai risiko yang dapat mengancam kapal maupun muatannya, seperti kerusakan atau cacat barang, kehilangan akibat pencurian, hingga musnah atau dibuang ke laut. Risiko tersebut dapat timbul akibat kesengajaan, kelalaian, maupun kesalahan pengangkut dalam melaksanakan kewajibannya, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pengirim barang. Dalam hal ini, pihak pengangkut wajib mengganti kerugian yang timbul akibat kelalaiannya. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini meliputi: (1) pelaksanaan perjanjian pengangkutan barang pada PT ASDP (Persero), (2) hak dan kewajiban pengangkut dalam pengangkutan barang, (3) tanggung jawab PT ASDP (Persero) dalam pengangkutan barang, serta (4) prosedur pengajuan klaim ganti kerugian. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan masalah, sifat penelitian, jenis data yang terdiri dari data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui studi dokumen dan wawancara, serta pengolahan dan analisis data yang disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dalam pelaksanaan pengangkutan barang, kewajiban pengirim adalah membayar ongkos atau biaya pengangkutan; (2) hak pengangkut adalah menerima ongkos pengangkutan, sedangkan kewajibannya adalah menyelenggarakan pengangkutan orang dan barang dengan selamat hingga tujuan; (3) PT ASDP (Persero) bertanggung jawab atas kerusakan, cacat, kehilangan, atau kemusnahan barang yang disebabkan oleh kelalaian awak kapal; dan (4) prosedur pengajuan klaim ganti kerugian dilakukan dengan mengisi formulir laporan kecelakaan serta melampirkan dokumen pengangkutan barang. Untuk kerugian dalam jumlah besar, penyelesaiannya dialihkan kepada perusahaan asuransi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof.Dr.Hj.Yulia Mirwati,SH.Cn,MH; Hj. Dian Amelia,SH.MH
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: Monalisa Fitri Andres
Date Deposited: 27 Mar 2026 03:54
Last Modified: 27 Mar 2026 03:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521838

Actions (login required)

View Item View Item