TRISANDY, YANNE (2012) UNIT PENYERTAAN DANA INVESTASI REAL ESTAT (DIRE) BERBENTUK KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF (KIK) DALAM MEKANISME PASAR MODAL DI INDONESIA. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Skripsi Fulltetxt)
OK S1 Hukum 2012 Yanne Trisandy 0810112123.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Pasar Modal dan Dana Investasi Real Estat (DIRE-KIK) di Indonesia Latar Belakang: Pasar modal merupakan pasar modern di mana produk yang diperdagangkan tidak berupa barang fisik, melainkan surat berharga (efek) seperti saham, obligasi, derivatif, reksa dana, dan berbagai instrumen lainnya. Salah satu produk pasar modal adalah Dana Investasi Real Estat dalam bentuk Kontrak Investasi Kolektif (DIRE-KIK). Namun, produk DIRE-KIK masih kurang diminati oleh investor di Indonesia karena persyaratan dan pengaturannya dianggap tidak memaksimalkan keuntungan investor. Selain itu, kurangnya sosialisasi mengenai DIRE-KIK membuat pemahaman investor terhadap produk ini masih rendah. Rumusan Masalah: Bagaimana ketentuan hukum yang mengatur DIRE-KIK di Indonesia? Apa saja hambatan yang dihadapi Bapepam-LK dalam mensosialisasikan dan merealisasikan produk DIRE-KIK? Metode Penelitian: Pendekatan: Yuridis normatif, meneliti bahan kepustakaan dan peraturan terkait. Sifat Penelitian: Deskriptif. Sumber Data: Data sekunder: bahan kepustakaan, peraturan perundang-undangan, literatur hukum primer dan sekunder. Data primer: hasil penelitian lapangan terkait praktik investasi DIRE-KIK. Hasil dan Pembahasan: Ketentuan Hukum DIRE-KIK: Secara undang-undang, pengaturan DIRE-KIK merujuk pada Pasal 18 ayat 1 poin b tentang reksa dana-KIK karena DIRE memiliki kemiripan dengan reksa dana KIK di bidang real estat. Peraturan pelaksana DIRE-KIK diatur dalam empat peraturan khusus yang dikeluarkan oleh Bapepam-LK. Hambatan Sosialisasi dan Realisasi: Belum adanya kesepakatan antara Bapepam-LK dan Dirjen Pajak mengenai struktur pajak khusus untuk produk DIRE-KIK. Jika dikenakan pajak umum, investor akan mengalami pajak ganda, sehingga produk ini dianggap tidak ekonomis. Akibatnya, minat investor terhadap DIRE-KIK masih rendah. Kesimpulan: DIRE-KIK di Indonesia diatur secara hukum berdasarkan reksa dana-KIK dengan adaptasi untuk bidang real estat. Implementasi produk investasi ini masih menghadapi hambatan administratif, khususnya terkait perpajakan, yang memengaruhi daya tarik investor. Sosialisasi dan regulasi yang lebih tepat sasaran diperlukan untuk meningkatkan minat investor.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Yuliandri S.H., M.H; Yoserwan S.H., M.H„ LL-M |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum |
| Depositing User: | Mrs Leni Yurnelis |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 01:31 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 01:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric