Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Nelayan (Studi Kasus: Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Padang)

Septiadi, Edo (2012) Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Nelayan (Studi Kasus: Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Padang). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Fisip 2012 Edo Septiadi 06192029.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan kajian tentang kehidupan rumah tangga keluarga nelayan. Keluarga nelayan sering kali dihadapkan pada berbagai persoalan ekonomi dan ketidakpastian penghasilan yang disebabkan oleh banyak faktor. Meskipun telah ada pembangunan dan perhatian pemerintah di bidang perikanan, kenyataannya sebagian besar nelayan masih berada dalam lingkaran kemiskinan. Beban kerja istri dalam keluarga nelayan tidak hanya terbatas pada mengasuh anak, tetapi juga turut membantu suami dalam mencari nafkah. Hal ini berimplikasi pada pola interaksi antara anak dan orang tua di dalam keluarga. Kondisi yang berbeda terjadi pada keluarga nelayan pemilik, yang memiliki tingkat ekonomi lebih tinggi dibandingkan nelayan buruh. Pada keluarga nelayan pemilik, istri dan anak-anak tidak perlu ikut mencari nafkah karena kebutuhan rumah tangga telah terpenuhi dari penghasilan suami. Dengan demikian, orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk membimbing dan mengawasi anak. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menjamin terbentuknya nilai, norma, dan kepribadian yang baik pada anak, karena lingkungan sosial juga turut memengaruhi perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola pengasuhan anak pada keluarga nelayan buruh dan nelayan pemilik, serta menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif, yaitu untuk mempelajari dan mendeskripsikan karakteristik suatu fenomena sosial secara sistematis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh di lapangan kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori temuan dan dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keluarga nelayan pemilik, pola asuh cenderung otoriter, ditandai dengan sikap orang tua yang tegas, disiplin tinggi, dan berorientasi pada kepatuhan anak. Pola asuh ini berpotensi menekan kreativitas dan imajinasi anak. Sementara itu, pada keluarga nelayan buruh, pola asuh cenderung permisif, di mana orang tua kurang memberikan pengawasan terhadap perilaku anak. Akibatnya, anak memiliki kebebasan yang luas, termasuk dalam hal perilaku negatif seperti tidak bersekolah, kenakalan, dan pergaulan bebas. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh pengalaman orang tua di masa lalu. Meskipun demikian, pemberian teguran dan hukuman yang tepat dapat membantu meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan anak terhadap orang tua.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Hendrawati S.H M.Hum; Lucky Zamzami S.Sos M.soc,sc
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial
Depositing User: Monalisa Fitri Andres
Date Deposited: 25 Mar 2026 08:05
Last Modified: 25 Mar 2026 08:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521777

Actions (login required)

View Item View Item