HAMBATAN PASIEN PASCA STROKE DALAM MENJALANKAN MANAJEMEN DIRI

Rhiana, Eviranita Sariani (2026) HAMBATAN PASIEN PASCA STROKE DALAM MENJALANKAN MANAJEMEN DIRI. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak_compressed.pdf - Published Version

Download (61kB)
[img] Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I (Pendahuluan)_compressed.pdf - Published Version

Download (77kB)
[img] Text (BAB VI (Penutup))
BAB VI (Penutup)_compressed.pdf - Published Version

Download (37kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (522kB)
[img] Text (Tesis full text)
Tesis Full Text_Rhiana Eviranita Sariani_2321312021.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Stroke merupakan tantangan kesehatan utama dengan prevalensi dan angka kekambuhan yang masih tinggi. Kekambuhan dalam lima tahun pasca serangan pertama berkaitan erat dengan ketidakoptimalan manajemen diri pasien. Berbagai studi menunjukkan pasien pasca stroke masih mengalami ketidakoptimalan manajemen diri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam hambatan pasien pasca stroke dalam menjalankan manajemen diri dengan menggunakan pendekatan Capability, Opportunity, Motivation (COM-B System). Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada enam pasien pasca stroke rawat jalan di Poli Saraf Rumah Sakit Universitas Andalas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Tema yang diperoleh selanjutnya dipetakan ke dalam komponen COM-B untuk mengidentifikasi sumber hambatan perilaku manajemen diri. Hasil penelitian mengidentifikasi 12 tema hambatan. Pada capability meliputi (1) kuraangnya pemahaman dan literasi kesehatan, (2) keterbatasan kemampuan kognitif, serta (3) keterbatasan kemampuan fisik. Opportunity mencakup (4) keterbatasan akses lingkungan dan sarana, (5) edukasi tenaga kesehatan tidak memadai, (6) kurangnya dukungan keluarga. Motivation meliputi (7) respon emosional pasca stroke, (8) kebiasaan perilaku tidak sehat, (9) motivasi kontrol rendah, (10) persepsi terhadap pengobatan tidak adekuat, (11) keyakinan spiritual bersifat fatalisme, serta (12) substitusi terapi medis menjadi terapi alternatif. Temuan ini menunjukkan bahwa hambatan manajemen diri pasca stroke bersifat multidimensional dan saling berinteraksi. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan intervensi berbasis COM-B yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kemampuan, kesempatan, dan motivasi pasien dalam menjalankan perawatan di rumah

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Reni Prima Gusty, S.Kp., M.Kes
Uncontrolled Keywords: Pasien pasca stroke, Manajemen diri, Model COM-B, Kualitatif deskriptif
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S2 Keperawatan
Depositing User: S2 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 21 Apr 2026 09:30
Last Modified: 21 Apr 2026 09:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521743

Actions (login required)

View Item View Item