FUNGSI POSYANDU UNTUK IMUNISASI DASAR PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI KELURAHAN LIMAU MANIS SELATAN KECAMATAN PAUH PADANG

JULIANDRA, JULIANDRA (2011) FUNGSI POSYANDU UNTUK IMUNISASI DASAR PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI KELURAHAN LIMAU MANIS SELATAN KECAMATAN PAUH PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
OK S1 Manajemen 2012 Reza Amelia 0810522106.pdf

Download (0B)
[img] Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Ilmu sosial dan Ilmu Politik 2011 Juliandra 05191032.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (0B)

Abstract

Tingginya angka kematian bayi (AKB) di Indonesia menuntut adanya peran serta pemerintah dalam melakukan berbagai upaya pencegahan di bidang kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diselenggarakan melalui peran Puskesmas sebagai instansi kesehatan yang beroperasi di tingkat kelurahan melalui kegiatan Posyandu. Kegiatan ini bertujuan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat yang sebelumnya sulit dijangkau. Namun, pelaksanaan program ini memperoleh respons yang berbeda-beda dari masyarakat; sebagian menyambutnya dengan antusias, sementara sebagian lainnya kurang memanfaatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan Posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar bagi bayi dan balita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Paradigma yang digunakan adalah paradigma perilaku sosial dengan menggunakan teori pertukaran sosial yang dikemukakan oleh Homans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang memiliki bayi dan balita cenderung tidak memanfaatkan Posyandu sebagai sarana pelayanan imunisasi dan kesehatan anak karena mereka menilai bahwa pelayanan di rumah sakit atau bidan lebih menguntungkan. Hal ini berkaitan dengan beberapa keuntungan yang mereka rasakan, seperti bertambahnya wawasan mengenai kesehatan anak, jaminan kualitas pelayanan kesehatan bayi yang lebih baik, serta fleksibilitas waktu untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara itu, pengelolaan Posyandu dinilai masih terbatas pada koordinasi lintas program saja, sehingga kinerja Posyandu dalam mengoptimalkan kegiatannya menjadi kurang maksimal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Drs. Agus Budiono, MS;Drs. Yulkardi, M.Si
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: Mr. Amril -
Date Deposited: 17 Mar 2026 01:38
Last Modified: 17 Mar 2026 02:43
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521665

Actions (login required)

View Item View Item