Variasi Konsentrasi Natrium Carboxymethyl Cellulose sebagai Gelling Agent dan Ekstrak Daun Pepaya Sebagai Antibakteri pada Sabun Cair dari VCO

Zahra, Faradilla (2026) Variasi Konsentrasi Natrium Carboxymethyl Cellulose sebagai Gelling Agent dan Ekstrak Daun Pepaya Sebagai Antibakteri pada Sabun Cair dari VCO. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (662kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (252kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (103kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka..pdf - Published Version

Download (330kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Permasalahan jerawat banyak dialami oleh masyarakat dan salah satu bakteri yang berperan dalam infeksi kulit adalah Staphylococcus aureus, sehingga diperlukan formulasi sabun cair berbahan aktif antibakteri yang aman dan efektif. Daun pepaya mengandung senyawa bioaktif, yaitu papain, flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin, yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba dan antioksidan. Penelitiam ini telah dilaksanakan dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Natrium Carboxymethyl Cellulose (CMC-Na) sebagai gelling agent dan ekstrak daun pepaya sebagai antibakteri pada sabun cair berbasis Virgin Coconut Oil. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dua faktor dengan konsentrasi CMC-Na 3%, 4%, dan 5% serta ekstrak daun pepaya 6%, 8%, dan 10%, sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan 27 unit percobaan. Parameter uji meliputi aktivitas antibakteri, aktivitas antioksidan, pH, tinggi busa, viskositas, homogenitas, uji iritasi kulit, dan uji sensori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua faktor perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter mutu sabun. Perlakuan terbaik ditetapkan pada kombinasi A3B1 (CMC-Na 5% dan ekstrak daun pepaya 6%) dengan nilai daya hambat terhadap Staphylococcus aureus sebesar 25,62 mm ± 0,59, aktivitas antioksidan 31,63% ± 0,06, nilai pH 10,15 ± 0,04, tinggi busa 6,15 cm ± 0,50, viskositas 1100,33 cP ± 0,58, kondisi fisik homogen, serta menunjukkan hasil uji iritasi negatif. Uji sensori terhadap warna, aroma, dan tekstur masing-masing memperoleh skor 4,13, 3,70, dan 3,67, yang termasuk kategori agak disukai hingga disukai oleh panelis. Berdasarkan keseluruhan hasil, sabun cair dengan formulasi Virgin Coconut Oil, CMC-Na 5%, dan ekstrak daun pepaya 6% dinilai memenuhi kriteria mutu fisik, kimia, dan fungsional, serta layak untuk dikembangkan sebagai produk pembersih antibakteri berbahan alami yang memiliki nilai tambah dan potensi komersialisasi berbasis komoditas lokal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Fitriani Kasim, S.TP, M.Si ; Risa Meutia Fiana, S.TP, MP
Uncontrolled Keywords: antibakteri; ekstrak daun pepaya; natrium carboxymethyl cellulose; sabun cair; virgin coconut oil
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: S1 Teknologi Industri Pertanian
Date Deposited: 12 Mar 2026 07:18
Last Modified: 12 Mar 2026 07:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521434

Actions (login required)

View Item View Item