Risda, Risda (2026) Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) pada Beberapa Dosis Boron dan Waktu Aplikasi yang Berbeda. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB 1 Pendahulluan.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (181kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 9 March 2026. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kacang merah merupakan tanaman leguminosa yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan, terutama di wilayah dataran rendah. Peningkatan produksi kacang merah di dataran rendah dapat dilakukan melalui perbaikan kualitas viabilitas polen, karena keberhasilan pembuahan sangat menentukan pembentukan dan pengisian biji. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan viabilitas polen adalah pemberian unsur hara mikro boron. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis dan waktu aplikasi boron terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang merah, mendapatkan dosis boron terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang merah serta mendapatkan waktu aplikasi boron yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil kacang merah. Percobaan ini dilaksanakan di lahan petani Desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, pada ketinggian ±50 m di atas permukaan laut pada bulan Juli – Oktober 2025. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu dosis boron (5 kg/ha, 10 kg/ha dan 15 kg/ha) dan faktor kedua adalah waktu aplikasi (Pemberian seluruh dosis pada 7 HST, ½ dosis diberikan saat 7, 14 HST dan ¼ dosis diberikan saat 7, 14, 21 dan 28 HST). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Tool for Agricultural Research (STAR) dengan metode analisis ragam (ANOVA). Uji lanjut dilakukan saat nilai propabilitas yang kecil dari 0,05 (Pr<0,05) maka perlakuan dikatakan berbeda nyata sehingga dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara dosis dan waktu aplikasi boron terhadap viabilitas polen, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, jumlah bintil akar efektif, dan produksi per hektar. Dosis terbaik boron 10 kg/ha dengan waktu aplikasi seluruh dosis pada 7 hari setelah tanam (HST) memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Nurwanita Ekasari Putri, S.P., M.Si; Dra. Netti Herawati, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Viabilitas Polen; Hara Mikro; Dataran Rendah; Polong-Polongan; Interaksi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 04:21 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 04:21 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521362 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]