Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang

Zahra, Shifa Fikriyatul (2026) Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & abstrak.pdf - Published Version

Download (386kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (501kB)
[img] Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (527kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tingginya angka kejadian hipertensi pada lansia masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan di pelayanan kesehatan primer. Kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor gaya hidup seperti rendahnya aktivitas fisik dan kualitas tidur yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik sampel purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 185 orang. Instrumen yang digunakan yaitu Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk mengukur aktivitas fisik dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, serta pengukuran tekanan darah secara langsung. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai rerata aktivitas fisik lansia adalah 132,3 dan nilai rerata kualitas tidur adalah 5,36 yang mengindikasikan sebagian besar lansia memiliki aktivitas fisik yang relatif rendah dan kualitas tidur yang kurang baik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik (p=0,000; r=-0,618) dan diastolik (p=0,000; r=-0,405). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sistolik (p=0,000; r=0,410) dan diastolik (p=0,000; r=0,276). Semakin tinggi aktivitas fisik, semakin menuju normal tekanan darah, sedangkan semakin buruk kualitas tidur, semakin meningkat tekanan darah pada lansia. Saran dalam penelitian ini yaitu pentingnya aktivitas fisik teratur dan perbaikan kualitas tidur pada lansia untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain yang memengaruhi tekanan darah serta menggunakan desain longitudinal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Rika Sabri, S.Kp., M.kes., Sp.Kom ; Ns. Dally Rahman, S.Kep., M.Kep., Sp.MB
Uncontrolled Keywords: aktivitas fisik; kualitas tidur; tekanan darah; lansia
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 03 Mar 2026 03:33
Last Modified: 03 Mar 2026 03:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521203

Actions (login required)

View Item View Item