Analisis Penetapan Harga Jual Kerupuk Merah Pada Ud. Bunga Harau Di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota

Siregar, Anita (2010) Analisis Penetapan Harga Jual Kerupuk Merah Pada Ud. Bunga Harau Di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (fulltext)
S1 Pertanian 2010 Anita Siregar 05914024.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada UD. Bunga Harau di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota selama dua bulan, terhitung dari bulan April 2010 sampai bulan Mei 2010, dengan tujuan penelitian menganalisis harga jual berdasarkan teori penetapan harga dan membandingkan harga jual yang ditetapkan oleh UD. Bunga Harau serta menganalisis besarnya keuntungan atau laba bersih yang diterima UD. Bunga Harau selama periode Februari 2009 – Januari 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, di mana pimpinan dan pekerja di lapangan (bagian pengolah, pengetam, jemur, timbang, dan pengemasan) UD. Bunga Harau dijadikan sebagai sumber data primer, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Payakumbuh. Untuk mengetahui bagaimana profil UD. Bunga Harau digunakan analisis kualitatif. Untuk tujuan pertama, yaitu menganalisis harga jual UD. Bunga Harau, digunakan analisis kuantitatif dengan metode penetapan harga jual normal melalui pendekatan full costing. Tujuan kedua, yaitu menganalisis keuntungan yang diperoleh pihak UD. Bunga Harau selama periode Februari 2009 – Januari 2010, juga menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil perhitungan keuntungan bersih menurut full costing selama periode sebelum kenaikan harga bahan baku Februari – Juli 2009 diperoleh keuntungan sebesar Rp 2.337.211,53, dan untuk periode Agustus 2009 – Januari 2010 diperoleh keuntungan sebesar Rp 2.263.561,35, dengan peningkatan keuntungan sebesar Rp 73.650,18 atau sekitar 3,2%. Sedangkan menurut hasil perhitungan keuntungan menurut pimpinan, pada periode sebelum kenaikan harga bahan baku Februari – Juli 2009, UD. Bunga Harau memperoleh keuntungan sebesar Rp 18.215.600,01, dan pada periode sesudah kenaikan harga bahan baku Agustus 2009 – Januari 2010 keuntungan UD. Bunga Harau mengalami peningkatan sebesar Rp 19.115.300,01, dengan peningkatan keuntungan sebesar Rp 899.700 atau sekitar 4,9%. Pimpinan dapat menggunakan metode full costing dalam menetapkan harga jual produknya, karena dengan penetapan harga yang ditetapkan pimpinan sudah dapat menutupi biaya produksi. Harga jual full costing lebih rendah dari harga jual menurut pimpinan, sehingga disarankan pimpinan mencoba harga jual secara full costing dengan harapan dapat menarik lebih banyak konsumen. Agar tidak terjadi perbedaan perkiraan pendapatan antara full costing dengan perkiraan pimpinan, sebaiknya pimpinan membuat pembukuan sehingga biaya-biaya yang dikeluarkan dapat diketahui dengan tepat.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Syahyana Raesi.M.Sc ; Rina Sari. SP.M.Si
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Zakaria Saputra PKL UIN IB 2026
Date Deposited: 27 Feb 2026 03:35
Last Modified: 27 Feb 2026 03:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521148

Actions (login required)

View Item View Item