Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Mati Terhadap Pelaku Kasus Pembunuhan Berencana (Pasal 340 KUHP) (Studi Kasus Pengadilan Negeri Padang Dan Pengadilan Negeri Lubuk Basung)

Suharman, Suharman (2011) Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Mati Terhadap Pelaku Kasus Pembunuhan Berencana (Pasal 340 KUHP) (Studi Kasus Pengadilan Negeri Padang Dan Pengadilan Negeri Lubuk Basung). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (fulltext)
S1 Hukum 2011 Suharman 05140077.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Membahas pidana mati adalah ibarat memasuki gua batu yang berliku-liku yang tidak tampak pangkal akhirnya. Sampai sekarang ini, tidak ada pandangan yang sama atas diadakannya pidana mati. Di satu pihak ada yang mempertahankan pidana mati dan pihak yang lain secara tegas menolak diadakannya pidana mati. Walaupun undang-undang mengancam pelaku pembunuhan berencana dengan pidana mati sebagai hukuman maksimal, namun jarang sekali hakim menerapkan hukuman maksimal tersebut. Yang menjadi permasalahan di sini adalah apakah dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana mati terhadap pelaku kasus pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP). Faktor apakah yang menjadi kendala bagi hakim dalam penjatuhan pidana mati terhadap pelaku kasus pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP). Metode penelitian yang dipakai untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah metode penelitian yuridis sosiologis. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pertimbangan Hakim Pengadilan Lubuk Basung menjatuhkan pidana mati terhadap pelaku kasus pembunuhan berencana adalah pelaku telah terbukti bersalah dengan telah terpenuhinya semua unsur subjektif dan objektif yang terdapat di dalam Pasal 340 KUHP. Di samping itu, hakim tidak menemukan hal-hal yang meringankan pelaku, yang ada hanya hal-hal yang memberatkan pelaku. Sedangkan yang menjadi kendala bagi hakim dalam penjatuhan pidana mati terhadap pelaku pembunuhan berencana adalah kurangnya alat bukti di persidangan dan hakim menilai perbedaan tindak pidana pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP) dengan pembunuhan biasa (Pasal 338 KUHP) yang dilakukan pelaku sangat tipis sekali.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Aria Zemeti SH, MH ; Nani Mulyati SH, MCL
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: Zakaria Saputra PKL UIN IB 2026
Date Deposited: 26 Feb 2026 04:26
Last Modified: 26 Feb 2026 04:26
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521079

Actions (login required)

View Item View Item