Hubungan Self-efficacy dan Motivasi dengan Kesiapan melakukan Bantuan Hidup Dasar pada Mahasiswa Keperawatan di Kota Padang

Nasywa, Naila (2026) Hubungan Self-efficacy dan Motivasi dengan Kesiapan melakukan Bantuan Hidup Dasar pada Mahasiswa Keperawatan di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover +Abstrak.pdf - Published Version

Download (83kB)
[img] Text (Bab 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (119kB)
[img] Text (Bab Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (39kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan kegawatdaruratan yang sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan respons dalam golden time untuk meningkatkan peluang kelangsungan hidup korban henti jantung. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki kesiapan yang optimal dalam melakukan BHD, yang tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga faktor psikologis seperti self-efficacy dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan motivasi dengan kesiapan melakukan BHD pada mahasiswa keperawatan di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dengan 246 responden dari empat institusi pendidikan keperawatan di Kota Padang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Basic Life Support Self-efficacy Scale, Motivation Scale for Cardiopulmonary Resuscitation, dan kuesioner kesiapan melakukan BHD melalui Google Form. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Spearman-rank. Hasil penelitian menunjukkan 51,2% responden memiliki self-efficacy tinggi, rerata skor motivasi sebesar 171,35 ± 20,93, dan 56,1% memiliki kesiapan dalam kategori cukup. Terdapat hubungan yang bermakna antara self-efficacy dan motivasi dengan kesiapan melakukan BHD (p-value < 0,001). Oleh karena itu, institusi pendidikan keperawatan disarankan untuk meningkatkan praktik dan simulasi BHD melalui skenario gawat darurat yang menyerupai kondisi nyata untuk memperkuat kesiapan mahasiswa.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ns. Tiurmaida Simandalahi M. Kep; Ns. Rahmi Muthia, M.Kep
Uncontrolled Keywords: Bantuan Hidup Dasar; Self-efficacy; Motivasi; Kesiapan; Mahasiswa Keperawatan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 25 Feb 2026 07:35
Last Modified: 25 Feb 2026 07:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521049

Actions (login required)

View Item View Item