Haq, Dian Nurul (2026) Ujaran Kebencian Warganet kepada Joko Widodo pada Akun @jokowi di Kolom Komentar X: Kajian Sosiolinguistik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (280kB) |
|
|
Text (bab 1)
BAB I.pdf - Published Version Download (615kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (343kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini, yaitu: (1) Apa saja bentuk referensi ujaran kebencian yang disampaikan warganet kepada Joko Widodo yang terdapat di kolom komentar X pada akun @jokowi. (2) Apa saja bentuk, makna konseptual, dan makna kontekstual ujaran kebencian kepada Joko Widodo yang terdapat di kolom komentar X pada akun @jokowi.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan referensi ujaran kebencian yang disampaikan warganet kepada Joko Widodo yang terdapat di kolom komentar X pada akun @jokowi. (2) Mendeskripsikan bentuk, makna konseptual, dan makna kontekstual ujaran kebencian kepada Joko Widodo yang terdapat di kolom komentar X pada akun @jokowi. Metode yang digunakan pada tahap penyediaan data adalah metode simak dengan teknik catat, kemudian dilanjutkan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode padan dan metode agih. Metode padan yang digunakan adalah metode padan referensial dan metode padan translasional, dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dilanjutkan dengan teknih Hubung Banding Membedakan (HBB). Pada metode agih, digunakan teknik dasar Bagi Unsur Langsung (BUL) dengan teknik lanjutan tekniik ganti dan teknik ubah ujud. Kemudian, pada tahap hasil analisis data digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan tujuh referensi ujaran kebencian, yaitu referensi keadaan, binatang, benda, bagian tubuh, makhluk halus, aktivitas, dan profesi, yang digunakan warganet dalam kolom komentar media sosial X pada akun @jokowi. Berdasarkan referensi tersebut, ditemukan tujuh bentuk ujaran kebencian, yaitu penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, penghasutan, dan penyebaran berita bohong. Ujaran kebencian tersebut mengandung makna konseptual dan makna kontekstual, yakni makna konseptual yang dipahami berdasarkan makna leksikal ujaran serta makna kontekstual yang muncul akibat keterkaitan antara ujaran dan konteks pemakaiannya. Sebagai contoh, frasa babi ngepet termasuk ke dalam referensi binatang, secara konseptual frasa tersebut bermakna binatang jadi-jadian, sedangkan secara kontekstual digunakan untuk menghina dan merendahkan martabat seseorang dengan menyamakan manusia dengan hewan sebagai bentuk metafora.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Leni Syafyahya, S.S., M.Hum.; Alex Darmawan, S.S.,M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | bentuk ujaran kebencian; makna; referensi |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 07:22 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 07:22 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520479 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]